KPU Bantul Gelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pilkada

- KPU Bantul gelar simulasi pemungutan suara Pilkada 2024 di Kalurahan Mulyodadi, Kapanewon Bambanglipuro
- Simulasi diikuti 492 pemilih TPS 5, Padukuhan Destan dengan jumlah DPT mendekati 600 pemilih
- Pengaturan tempat duduk pengawas TPS, saksi paslon cabup-cawabup, dan letak bilik suara menjadi fokus simulasi
Bantul, IDN Times - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bantul menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara Pilkada 2024 di Kalurahan Mulyodadi, Kapanewon Bambanglipuro, pada Minggu (10/11/2024).
Acaa simulasi ini diikuti pemilih dari TPS 5, Padukuhan Destan, Kalurahan Mulyodadi, Kapanewon Bambanglipuro, dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) mencapai 492 pemilih.
1. Junlah DPT mendekati 600 pemilih

Ketua Divisi Teknis KPU Bantul Mestri Widodo mengatakan, dipilihnya TPS 5, Padukuhan Destan untuk pelaksanaan simulasi, lantaran jumlah DPT mendekati 600 pemilih.
"Jadi perintah surat dinas KPU RI, dalam simulasi harus menunjukkan hal baru dalam pemungutan dan penghitungan suara seperti kursi prioritas di antaranya untuk ibu hamil, lansia hingga pemilih disabilitas. TPS 5 Destan bisa terwakili," ujarnya.
2. Mengatur jarak untuk bisa dilewati kursi roda

Dalam hal baru yang lainnya kata Mestri adalah, pengaturan tempat duduk pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS), saksi paslon cabup-cawabup, sefta Ketua KPPS dan letak bilik suara agar bisa dilewati kursi roda.
"Simulasi ini ada dua hal yang kita inginkan, yakni panduan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), anggota dan sekretariat Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan ada video tutorial yang akan disampaikan saat bimbingan teknis bagi PPK dan PPS, yang akan berlangsung pada tanggal 7 hingga 20 November 2024. Ini akan menjadi gambaran utama simulasi untuk hari pemungutan suara yang tinggal kurang 16 hari lagi," tuturnya.
3. Berharap partisipasi pemilih sama dengan Pilkada 2019

Mestri melanjutkan saat pilkada mendatang, KPU Bantul berharap partisipasi pemilih mencapai 90 persen seperti dalam pemilu serentak 2024 lalu, atau minimal mencapai 82 persen, seperti gelaran Pilkada 2019.


















