Sleman, IDN Times -Akses layanan kesehatan gigi dan mulut di berbagai daerah Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan. Ketimpangan distribusi tenaga medis menjadi masalah utama, di mana sebagian besar dokter gigi menumpuk di area perkotaan. Dampaknya, terjadi kekosongan dokter gigi di banyak Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) daerah, yang berujung pada sulitnya masyarakat pelosok mendapatkan layanan medis yang layak.
Berdasarkan data Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI), sebanyak 26,8 persen Puskesmas di Indonesia saat ini belum memiliki dokter gigi.
