Digelar Sederhana, Ribuan Warga Ikuti Open House Bupati-Wabup Bantul

- Bupati dan Wakil Bupati Bantul menggelar open house Idulfitri di Pendopo Parasamya secara sederhana sesuai arahan pemerintah pusat, namun tetap dihadiri ribuan warga.
- Tradisi syawalan dianggap penting untuk memperkuat kebersamaan dan koordinasi birokrasi, dengan rencana kegiatan lanjutan berupa apel konsolidasi internal aparatur.
- Ketua DPRD Bantul menjelaskan kesederhanaan acara karena efisiensi anggaran, sekaligus mengapresiasi antusiasme masyarakat yang tetap hadir untuk bersilaturahmi.
Bantul, IDN Times - Bupati dan Wakil Bupati Bantul menggelar open house di Pendopo Parasamya pada Sabtu (21/3/2026) siang atau bertepatan dengan 1 Syawal 1447 H. Tradisi tahunan ini diikuti oleh ribuan warga Bantul meski pelaksanaan open house kali ini berlangsung dengan sederhana sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mengatakan open house merupakan sebuah tradisi tahunan yang tidak hanya sebagai ajang pertemuan atau silaturahmi namun lebih dalam yakni saling memaafkan, baik di kalangan aparatur birokrasi maupun masyarakat umum.
"Ya tahun ini open house kita gelar cukup sederhana sesuai arahan dari pemerintah pusat. Ya kita ikuti saja surat edaran dari pemerintah pusat," ujarnya.
1. Tradisi syawalan tetap penting untuk perkuat kebersamaan

Menurut Bupati, tradisi syawalan tetap penting sebagai sarana memperkuat kebersamaan dan koordinasi di lingkungan birokrasi, meski formatnya menyesuaikan kondisi dan kebijakan yang berlaku.
“Sebagai tradisi, ini tidak bisa kita hentikan. Tapi kita sesuaikan dengan arahan pemerintah pusat, dilaksanakan sesederhana mungkin,” ucapnya.
"Selain open house, Pemkab Bantul juga berencana menggelar kegiatan syawalan dalam bentuk konsolidasi internal aparatur. Kegiatan tersebut rencananya dilakukan melalui apel di sejumlah lokasi," ujarnya.
2. Anggaran terbatas open house digelar sederhana

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bantul Hanung Raharjo mengatakan open house yang digelar oleh Pemkab Bantul dilakukan cukup sederhana karena memang keterbatasan anggaran yang ada.
"Ya semua sudah paham kenapa digelar sederhana kan. Ya itu juga karena harus ada efisiensi anggaran," katanya.
3. Apresiasi masyarakat Bantul yang antusias ikuti open house

Hanung memberikan apresiasi kepada warga yang berbondong-bondong datang ke open house dan tidak memikirkan digelar dengan meriah atau sederhana. Sebab tujuan utama dari open house adalah sarana untuk saling meminta maaf dan memanfaatkan.
"Kalau instansi DPRD memang tidak mengadakan open house namun saat hari pertama masuk kerja kita akan gelar acara syawalan secara sederhana yang diikuti seluruh anggota DPRD dan seluruh jajaran ASN yang sehari-hari bekerja di DPRD Bantul," katanya.


















