Dampak Gempa Jogja, 20 Kereta Api Sempat Berhenti Luar Biasa

- Gempa yang dirasakan di wilayah Daop 6 Yogyakarta pada Kamis, 20 Agustus 2026 pukul 17.20 WIB membuat 20 perjalanan kereta api berhenti luar biasa sementara.
- KAI Daop 6 memeriksa menyeluruh jalur rel, jembatan, prasarana pendukung, dan rangkaian kereta sebagai prosedur wajib untuk memastikan keselamatan pascagempa.
- Pada pukul 17.42 WIB, seluruh lintas dinyatakan aman sehingga 20 kereta yang sempat berhenti, dengan durasi 10 hingga 25 menit, kembali melanjutkan perjalanan.
Yogyakarta, IDN Times - Dampak gempa bumi di Jogja, 20 Kereta Api (KA) di Daerah Operasi (Daop) 6 Berhenti Luar Biasa (BLB) pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 17.20 WIB. Seusai dilakukan pemeriksaan kondisi prasarana dan sarana, kereta melanjutkan perjalanan.
“KAI Daop 6 Yogyakarta memastikan semua perjalanan KA dalam keadaan selamat dan aman pasca terjadi gempa yang juga dirasakan di wilayah KAI Daop 6 Yogyakarta, Kamis (20/8/2026) pukul 17.20 WIB,” ucap Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih.
1. Lakukan pemeriksaan sarana dan prasarana

Penumpang kereta api. (Dok. Istimewa) Feni menyebut demi keselamatan, seluruh perjalanan kereta api di wilayah Daop 6 Yogyakarta berhenti luar biasa (BLB) sementara untuk pemeriksaan kondisi prasarana dan sarana pasca gempa. Tim lapangan KAI Daop 6 langsung melakukan pemeriksaan prasarana dan sarana secara menyeluruh meliputi jembatan, jalur rel dan prasarana pendukung lainnya serta kondisi rangkaian KA.
“Setelah hasil pemeriksaan oleh tim lapangan menyatakan semua lintas dan jalur KA aman, seluruh kereta api telah melanjutkan perjalanannya kembali,” kata Feni.
2. Kereta dapat melanjutkan perjalanan setelah dinyatakan aman

Penumpang kereta api. (Dok. Istimewa) Feni menyampaikan bahwa KAI Daop 6 Yogyakarta memohon maaf atas ketidaknyamanan para penumpang yang terdampak dan terima kasih banyak atas kesabaran para pelanggan atas kondisi tersebut. Pemeriksaan prasarana dan sarana pasca gempa merupakan prosedur yang wajib dilakukan oleh KAI untuk memastikan aspek keselamatan tetap terjaga.
“Pada pukul 17.42 WIB, seluruh lintas dinyatakan aman dan seluruh KA yang BLB dapat melanjutkan perjalanannya,” ujar Feni.
3. 20 kereta api sempat berhenti luar biasa

Penumpang kereta api. (Dok. Istimewa) Berikut KA yang BLB untuk prosedur pemeriksaan prasarana dan sarana pasca gempa di Daop 6:
1. KA 251b Jayakarta (19 menit)
2. KA 575a BIAS (12 menit)
3. KA 151 Brantas (10 menit)
4. KA 707 Commuterline Palur-Yogyakarta (24 menit)
5. KA 2751f Cilace Trans (24 menit)
6. KA 247c Logawa (17 menit)
7. KA 557 Bandara YIA (25 menit)
8. KA 107b Senja Utama Yk (15 menit)
9. KA 2605 Cilawalu Service (19 menit)
10. KA 70 Malabar (11 menit)
11. KA 726 Commuterline Yogyakarta- Palur (10 menit)
12. KA 86b Sancaka (23 menit)
13. KA 7006 Batavia (24 menit)
14. KA 282 Bengawan (25 menit)
15. KA 2722 Kalem Service (19 menit)
16. KA 506 Prameks (22 menit)
17. KA 568 Bandara Yia (24 menit)
18. 62b Manahan (17 menit)
19. KA 158 Wijaya Kusuma (14 menit)
20. KA 532 Bandara YIA (11 menit)
“KAI Daop 6 Yogyakarta menyampaikan terima kasih atas kesabaran para pelanggan atas kondisi tersebut. KAI Daop 6 Yogyakarta berkomitmen untuk selalu memprioritaskan keselamatan perjalanan kereta api,” ucap Feni.


















