BEI Perluas Jangkauan Edukasi Pasar Modal lewat CMSE 2024

- CMSE 2024 mengusung tema #AkuInvestorSaham untuk meningkatkan partisipasi masyarakat di pasar modal.
- Acara ini mencakup seminar, talk show, dan expo dengan pembaruan seperti Road to CMSE 2024 dan booth UMKM.
- CMSE 2024 juga menampilkan 16 booth UMKM binaan IDX Incubator sebagai dukungan pasar modal untuk pertumbuhan UMKM dalam negeri.
Yogyakarta, IDN Times - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Self-Regulatory Organization (SRO) serta didukung Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menggelar Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2024 pada 7–9 November. Mengusung tema #AkuInvestorSaham, kampanye ini mendorong kebanggaan, inklusivitas, dan kemajuan di pasar modal.
Melalui kegiatan edukasi daring dan luring serta media sosial, CMSE 2024 bertujuan memperluas jangkauan edukasi dan meningkatkan partisipasi masyarakat di pasar modal.
"CMSE 2024 ini menekankan bahwa setiap individu memiliki kesempatan untuk mencapai kemandirian finansial di masa depan sekaligus memperkuat ekonomi bangsa kita,” ujar Direktur Utama BEI, Iman Rachman dalam keterangan tertulis yang diterima IDN Times, Jumat (8/11/2024).
1. Berbagai hal baru ditawarkan
CMSE 2024 hadir dengan sejumlah pembaruan, antara lain Road to CMSE 2024, seminar dan talk show, serta expo yang menampilkan booth UMKM. Road to CMSE 2024 telah berlangsung sejak Agustus dengan 119 kegiatan literasi di berbagai daerah, melibatkan ratusan ribu peserta dari beragam latar belakang. Rangkaian acara ini mencakup Sekolah Pasar Modal, kompetisi investasi, dan seminar di institusi pendidikan dan pemerintahan.
Beragam seminar pada CMSE 2024 mengusung tema relevan, seperti arah investasi era kabinet baru, Gamers Talk untuk mengenalkan pasar modal kepada generasi muda, dan Financial for Parenting yang membahas peran orang tua dalam mengedukasi anak-anak tentang investasi. Menurut Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik, seminar seperti CEO Talk, Go Public Talk Show, dan Inspiration Talk diharapkan memberi pengetahuan bagi para investor.
“Seminar-seminar tersebut kami harapkan dapat menjadi bekal pengetahuan yang sangat berguna bagi investor maupun calon investor ketika berinvestasi di pasar modal Indonesia,” kata Jeffrey.
CMSE 2024 juga menampilkan 16 booth UMKM binaan IDX Incubator bersama PT Permodalan Nasional Madani (Persero) dan Kementerian UMKM sebagai dukungan pasar modal untuk pertumbuhan UMKM dalam negeri.
2. Kantor Perwakilan BEI Yogyakarta apresiasi CMSE 2024

Pada kesempatan terpisah, Kepala Kantor Perwakilan BEI Yogyakarta, Irfan Noor Riza, mengapresiasi CMSE 2024 yang dinilai mencakup tiga aspek penting dalam pengembangan pasar modal: akses bagi investor, kemudahan bagi emiten, dan dukungan pendanaan bagi UMKM. Irfan menyebut, CMSE 2024 hadir sebagai layanan terpadu untuk memberikan informasi lengkap terkait pasar modal.
“Acara expo dan seminar akan bermanfaat bagi mereka yang ingin mengenal lebih jauh tentang investasi di pasar modal. Sementara CMSE 2024 juga memfasilitasi calon emiten potensial termasuk UMKM yang ingin memperoleh informasi tentang IPO. Kami tentunya berharap bahwa program CMSE ini secara rutin diselenggarakan sehingga akan memberi banyak manfaat bagi seluruh masyarakat,” kata Irfan.
3. Digelar secara hybrid

Penyelenggaraan CMSE 2024: #AkuInvestorSaham menjadi bagian dari Peringatan 47 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia. Acara ini berlangsung secara hybrid di Gedung BEI, menggabungkan expo luring dan seminar daring yang disiarkan di YouTube Indonesia Stock Exchange. Pengunjung bisa mengikuti 9 seminar inspiratif, diskusi panel dengan pakar pasar modal, dan menjelajahi 86 booth dari 94 exhibitor, termasuk OJK, perusahaan efek, dan UMKM.
Acara yang terbuka gratis bagi masyarakat ini juga menawarkan berbagai doorprize dan grand prize menarik. Selama penyelenggaraan, pengunjung luring dapat menampilkan pesan di layar immersive serta menikmati hiburan lain. BEI berharap acara ini dapat memperluas inklusivitas pasar modal Indonesia, mendorong kemandirian finansial, dan meningkatkan jumlah investor individu yang kini mencapai lebih dari 14 juta SID.
















