Sleman, IDN Times - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan berdasarkan data aktivitas Gunung Merapi saat ini semakin intensif.
Hal ini diketahui dari kejadian gempa rata-rata gempa vulkanik dangkal (VTB) terjadi 6 kali per hari serta dan gempa multi phase (MP) sebanyak 83 kali per hari. Sedangkan deformasi atau perubahan bentuk gunung hingga 2 cm per hari.
Menurut Kepala BPPTKG, Hanik Humaida aktivitas tersebut menunjukkan bahwa erupsi berikutnya sudah semakin dekat.
"Aktivitas vulkanik yang terus berlanjut sampai hari ini berdasarkan berbagai data pemantauan pasca letusan tanggal 21 Juni 2020 teramati deformasi berupa pemendekan jarak dari Pos Babadan diiringi dengan peningkatan aktivitas kegempaan," ungkap Hanik dalam peringatan Dasawarsa Erupsi Merapi pada Senin (26/10/2020).
