Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kenali 7 Penyebab Kelelahan Berlebihan Meski Tanpa Aktivitas Berat
ilustrasi capek (pexels.com/Ron Lach)

Pernah nggak sih merasa lelah padahal aktivitas harianmu biasa saja? Ternyata, rasa capek itu nggak selalu soal fisik, lho. Rasa lelah muncul tanpa aktivitas fisik yang berarti bisa bersumber dari kondisi psikologis, seperti stres atau overthinking. Kelelahan mental ini dampaknya sangat terasa bagi stamina tubuh secara keseluruhan.

Berikut beberapa tips penting untuk membantumu mengidentifikasi penyebab rasa lelah tersebut.

1. Sering memakai topeng atau berpura-pura di depan orang lain akan menguras pikiran

ilustrasi berkumpul teman (pexels.com/Ivan Samkov)

2. Merasa lelah karena setiap hari bergelut dengan pikiran yang berisik, bahkan overthinking sudah jadi kebiasaan

ilustrasi Overthinking (freepik.com/ karlyuka)

3. Merasa capek karena merasa tidak ada orang yang bisa memahami perasaanmu

ilustrasi marah dengan pasangan (freepik.com/yanalya)

4. Tidak bisa bercerita atau hanya ingin menyimpan semua masalah seorang diri, akhirnya hanya memendam di dalam hati

ilustrasi teman sedang marah (pexels.com/Keira Burton)

5. Selalu mengiyakan dan merasa tidak enak jika menolak permintaan orang lain. Hal ini bisa mengabaikan diri sendiri

ilustrasi fokus bekerja keras (pexels.com/Tranmautritam)

6. Cemas hari buruk akan terjadi dan berpikir tidak ada yang bisa membuatmu bahagia

ilustrasi seorang wanita yang merasa cemas (pexels.com/MART PRODUCTION)

7. Selalu mengkhawatirkan hal yang belum terjadi, padahal belum tentu akan menjadi kenyataan

ilustrasi sedang cemas (pexels.com/Yan Krukau)

Selain faktor fisik, beberapa kebiasaan di atas dapat memicu kelelahan dengan cepat. Kurangi segera agar kamu tetap bersemangat dan produktif setiap harinya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team