Bantul, IDN Times - Tiga pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati akan bertarung dalam Pilkada Bantul 2024 mendatang. Menariknya, ketiga pasangan ini memiliki "irisan" dengan Nahdlatul Ulama (NU), sehingga sangat mungkin mereka akan berusaha menarik simpati warga NU untuk meraih dukungan.
3 Paslon Bertarung di Pilkada 2024, Ini Sikap PCNU Bantul

1. AD/ART NU tidak boleh mendukung salah satu paslon
Rois Syuriah PCNU Bantul, Drs. KH. Damanhuri, menegaskan bahwa siapapun pasangan calon (paslon) yang maju dalam Pilkada akan didukung secara adil. PCNU sendiri, menurutnya, tidak memiliki kapasitas untuk mengajak, menyerukan, atau menghimbau warga untuk mendukung paslon tertentu.
"Soal politik (pilkada), NU memiliki anggaran dasar dan anggaran rumah tangga yang mengatur untuk tidak berpihak pada salah satu paslon," ujarnya, Senin (2/9/2024).
2. Urusan politisi praktis urusan PPJ PCNU Bantul
Damanhuri menjelaskan bahwa dalam urusan politik praktis, PCNU Bantul memiliki tim ad hoc yang dinamai PPJ (Pengelolaan Politik Jamaah). PPJ, pada dasarnya, tidak memiliki wewenang untuk mengarahkan warga NU memilih salah satu pasangan calon (paslon). Namun, jika ada paslon yang mendekat untuk bersilaturahmi, itu menjadi hak PPJ.
"Kalau NU dalam urusan praktis maka lempar bola pada PPJ sesuai pertimbangan mereka paslon mana yang lebih bermanfaat bagi warga NU," tuturnya.
Damanhuri menambahkan, NU melalui PPJ siap menerima kunjungan silaturahmi dari semua paslon. Contohnya, paslon Joko-Roni yang datang bersilaturahmi pada Minggu (1/9/2024). Bahkan, jika paslon Halim-Aris ingin bersilaturahmi, PPJ PCNU Bantul juga akan menerima.
"Ya semua paslon yang akan silaturahmi dengan PCNU ya akan kita terima," tuturnya.
3. Titip warga NU pada paslon terpilih
Damanhuri menegaskan bahwa jika ada pengurus PCNU Bantul yang menyatakan dukungan kepada salah satu pasangan calon (paslon), itu adalah aspirasi pribadi dan tidak mewakili organisasi PCNU. Pasalnya, PCNU tidak berpolitik praktis, melainkan berpolitik kebangsaan.
"Kita mendukung agar pilkada berlangsung damai bahkan bagi paslon terpilih maka PCNU juga menitipkan warga NU pada bupati dan wakil bupati terpilih," tandasnya.