2 Kader NU Bertarung di Pilkada Bantul, Apa Respons Cabup Halim?

- Paslon Untoro-Wahyudi didukung oleh PAN dan Partai Bulan Bintang dalam Pilkada Bantul.
- Abdul Halim Muslih mendukung majunya Wahyudi Anggoro Hadi sebagai calon wakil bupati meskipun keduanya kader NU.
- Belum ada pertemuan antara Halim dengan Wahyudi maupun Nunut Rubiyanto, kakak kandung Wahyudi yang juga kader PKB.
Bantul, IDN Times - Calon bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, menyambut positif langkah pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati, Untoro Hariadi-Wahyudi Anggoro Hadi, yang akhirnya mendaftarkan diri ke KPU Bantul pada Kamis (29/8/2024) lalu. Paslon Untoro-Wahyudi diketahui diusung oleh PAN dan Partai Bulan Bintang, yang merupakan partai non parlemen di DPRD Bantul.
"Demokrasi memungkinkan warga negara untuk dipilih dan memilih serta dicalonkan sebagai kandidat dalam pesta demokrasi, sehingga biasa dan wajar saja," katanya, Minggu (1/9/2024).
1. Tak masalah kader NU lain maju

Halim menegaskan bahwa majunya Wahyudi Anggoro Hadi sebagai calon wakil bupati mendampingi Untoro Hariadi sebagai calon bupati tidak perlu dipermasalahkan, meskipun Wahyudi Anggoro dan dirinya sama-sama kader Nahdlatul Ulama (NU).
"Jadi saya kan sudah deklarasi dan kondisi lapangan siap serta menerima berbagai fenomena yang muncul dalam pilkada sehingga tidak masalah," ujar Halim.
2. Belum ada komunikasi dengan Wahyudi dan Nunut Rubiyanto

Halim menambahkan bahwa hingga saat ini dirinya belum bertemu dengan Wahyudi Anggoro maupun Nunut Rubiyanto, kakak kandung Wahyudi yang juga merupakan kader PKB.
"Kalau pamitan (Wahyudi dan Nunut) sejauh ini belum ada. Sejak pendaftaran di KPU Bantul juga belum bertemu dan berkomunikasi," tandasnya.
3. Wahyudi punya kedekatan dengan PKB

Diketahui, Wahyudi Anggoro Hadi adalah Lurah Panggungharjo, Kapanewon Sewon, dan juga kader NU yang memiliki kedekatan dengan PKB. Hal ini karena kakak Wahyudi, Nunut Rubiyanto, adalah calon legislatif DPRD Bantul dari daerah pemilihan Kapanewon Sewon dan Kapanewon Bantul.
Sementara itu, Abdul Halim Muslih bersama Aris Suharyanta maju sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati yang diusung oleh PKB, Partai Gerindra, Golkar, dan sejumlah partai non parlemen. Halim sendiri adalah kader NU dan juga menjabat sebagai Ketua DPC PKB Bantul.



















