Bantul, IDN Times - Ajang Indonesia’s Horse Racing (IHR) menjadi momen keberhasilan kuda Naga Sembilan merebut Piala Bergilir Paku Alam 2026. Kuda asal DKI Jakarta itu tampil sebagai unggulan utama di Kelas Terbuka Handicap 2.000 meter.
Pada kelas tersebut, Naga Sembilan harus menghadapi sistem handicap yang mengatur total beban pelana dan joki agar seluruh peserta memiliki peluang yang sama untuk bersaing. Meski membawa beban lebih besar dan menghadapi kuda-kuda ex-derby terbaik Indonesia, seperti Romantic Spartan, Queen Devona, dan Triple SS, Naga Sembilan tetap keluar sebagai juara. Kemenangan itu sekaligus menambah catatan prestasinya sebagai salah satu kuda pacu jarak menengah terbaik di Indonesia.
