Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[VIRAL] Ponsel Disita, Siswa SMP di Gunungkidul Bawa Sajam ke Sekolah

[VIRAL] Ponsel Disita, Siswa SMP di Gunungkidul Bawa Sajam ke Sekolah
IDN Times/Istimewa
Share Article

Gunungkidul, IDN Times - Video seorang siswa mendatangi sekolah dengan membawa senjata tajam viral setelah diunggah melalui media sosial.

Polisi menyebut video siswa membawa senjata tajam ke sekolah itu terjadi di salah satu SMP di Kabupaten Gunungkidul.

1. Kejadian itu terjadi di salah satu SMP Negeri di Ngawen‎

IDN Times/Istimewa
IDN Times/Istimewa

Kapolsek Ngawen, AKP Kasiwon ketika dikonfirmasi awak media membenarkan kejadian tersebut di salah satu SMP Negeri di Kecamatan Ngawen. Kasiwon juga menjelaskan kejadiannya terjadi pada Jumat (6/9) pekan lalu.

"Siswa itu menenteng senjata tajam untuk mengancam salah satu gurunya," katanya, Rabu (11/9).

2. Sang guru menyita ponsel siswa karena ia kedapatan bermain gawai saat pelajaran

IDN Times/Istimewa
IDN Times/Istimewa

Kasiwon menjelaskan, hal ini terjadi lantaran guru menyita gawai milik siswa tersebut karena ia kedapatan bermain ponsel saat pelajaran berlangsung.

"Karena ketahuan, akhirnya gawai si siswa disita oleh gurunya yang saat itu sedang mengajar. Tidak terima gawai disita si siswa pulang ke rumah terus membawa sabit atau arit ke halaman sekolah. Hanya di halaman sekolah saja tidak sampai masuk kelas," katanya.

Siswa yang membawa arit tersebut diduga emosi karena gawainya disita oleh sang guru. Saat membawa arit, siswa dinyatakan dalam kondisi sadar.

"Seperti emosi sesaat dan permasalahan itu telah diselesaikan secara kekeluargaan. Namun kita tetap memanggil kepala sekolah untuk mengetahui penyabab pasti kejadian itu," jelasnya.

3. Yang merekam dan memviralkan video melalui medsos tak lain sang guru

IDN Times/Istimewa
IDN Times/Istimewa

Kapolsek menambahkan, pihak yang merekam dan mengunggah adegan siswa membawa arit ke halaman sekolah tak lain adalah gurunya.

"Intinya permasalahan itu saat ini sudah selesai dan diselesaikan secara kekeluargaan," tambahnya.‎

Share Article
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang

Latest News Jogja

See More

Polda DIY Mediasi Masalah Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

27 Mei 2026, 02:39 WIBNews