Truk Muatan Besi Alami Laka Lantas di Kulon Progo, Kernet Terjepit di Kabin

- Proses evakuasi butuh dua jam, korban dievakuasi dalam keadaan selamat
- Korban langsung dilarikan ke RSUD Wates untuk perawatan lebih lanjut
- Kasus kecelakaan ditangani Polres Kulon Progo, operasi penyelamatan dan pertolongan resmi ditutup
Kulon Progo, IDN Times - Sebuah truk yang bermuatan material besi mengalami kecelakaan lalu lintas di Ngentakrejo, Kapanewon Lendah Kabupaten Kulon Progo pada Senin (2/2/2026).
Truk yang diduga mengalami rem blong juga menabrak pengendara sepeda motor. Akibat persitiwa itu kernet truk terjepit pada kabin truk. Sedangkan sopir truk mengalami luka-luka, sedangkan pengendara sepeda motor selamat dalam kecelakaan tersebut.
Mendapatkan laporan adanya korban kecelakaan lalu lintas terjepit Kantor SAR Yogyakarta mengirimkan satu tim rescue dari Pos SAR Kulon Progo yang dilengkapi peralatan ekstrikasi untuk evakuasi korban yang terjepit pada kabin truk.
"Setelah sampai di lokasi kejadian Tltim rescue langsung melaksanakan proses evakuasi korban," kata Kepala Kantor SAR Yogyakarta Rio Banupanitis.
1. Proses evakuasi butuh dua jam

Setelah kurang lebih dua jam proses evakuasi oleh tim SAR Gabungan, satu korban yang terjepit berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.
"Korban langsung dibawa ke RSUD wates untuk perawatan lebih lanjut," katanya.
2. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit

Kernet truk yang terjepit kabin bernama Evan (19) warga Purwokerto, Jawa Tengah. Sedangkan sopir yakni Koko (49), dilarikan ke RS Nyi Ageng Serang untuk mendapatkan perawatan medis.
"Sedangkan untuk pengendara sepeda motor atas nama Novi (20) warga Kapanewon Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, selamat," ungkapnya.
3. Kasus kecelakaan ditangani Polres Kulon Progo

Rio menambahkan, untuk kasus kecelakaan lalu lintas ditangani unit Gakkum, Satlantas Polres Kulon Progo yang saat kejadian juga datang ke lokasi kejadian kecelakaan lalu lintas.
"Dengan selesainya evakuasi korban terjepit bodi truk akhirnya operasi penyelamatan dan pertolongan resmi ditutup," jelasnya.


















