TPD DIY Ganjar-Mahfud Kumpulkan Data Kemungkinan Kecurangan Pilpres

Yogyakarta, IDN Times - Tim Pemenangan Daerah (TPD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Ganjar Pranowo - Mahfud MD tengah mengumpulkan data berkaitan kemungkinan kecurangan dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. TPD DIY juga terus berkomunikasi dengan Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar - Mahfud.
"Kita lagi mengumpulkan data, mendengarkan, meminta, kalau ada yang melaporkan, minta bukti seperti apa. Misalnya surat suara yang diragukan perolehan suaranya," ujar Ketua TPD DIY, Ganjar-Mahfud, Yuni Satia Rahayu, Kamis (15/2/2024).
1. Kumpulkan data kemungkinan kecurangan

Yuni mengatakan pengumpulan data atau informasi dugaan kecurangan tersebut berdasar arahan dari TPN Ganjar - Mahfud. Yuni mengaku belum bisa membeberkan temuan awal.
"Kita lagi kumpul data, karana sudah diperintah dari TPN Bidang Hukum untuk mengumpulkan data berkaitan dengan segala kemungkinan kecurangan yang terjadi. Tunggu saja deh," ujar Yuni.
Data akan dikumpulkan dari saksi, pemantau, sehingga bisa mengetahui kondisi di TPS. "Kita bisa tahu kemungkinan yang terjadi, dan apa yang akan kita lakukan. Kita sudah melatih para saksi, kemarin ada pelatihan ari tim advokasi kita," ucapnya.
2. Tunggu hasil resmi dari KPU

Menanggapi hasil quick count sejumlah lembaga survei yang menunjukkan Ganjar - Mahfud MD tidak berada di puncak, Yuni mengatakan pihaknya menunggu hasil resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU). Ia mengajak menghormati proses di KPU yang tengah berjalan.
"KPU sendiri kan sebetulnya juga belum muncul sampai 50 atau 60 persen, ini yang sedang kita tunggu. Kita masih melihat dan akan berkonsultasi dengan TPN bagaimana nanti kita harus menyikapi kondisi yang ada," ujar mantan wakil Bupati Sleman ini.
3. PDIP menduga terjadi kecurangan

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan pihaknya terus mengawal hasil perhitungan Pilpres 2024. PDIP menduga terjadi kecurangan pada pelaksanaan Pilpres yang masif. PDIP akan mengusulkan kepada TPN Ganjar Pranowo-Mahfud MD untuk dibentuk tim khusus untuk melakukan investigasi.
“Kami akan mengusulkan kepada TPN Ganjar-Mahfud agar dibentuk suatu tim khusus. Tidak hanya terdiri dari tim hukum, kelompok-kelompok ahli hukum, para pakar berkaitan dengan demografi,” ucap Hasto dalam konferensi pers di kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Rabu (14/2/2024) malam.
















