Temui Massa Aksi, Sri Sultan Ajak Berdialog Tanpa Kekerasan

Sleman, IDN Times - DIiringi gending, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, menemui massa aksi unjuk rasa di Mapolda DIY, Sabtu (29/8/2025) pukul 01.10 WIB.
Pada kesempatan tersebut, Sri Sultan menyampaikan keprihatinannya atas kekerasan yang terjadi hingga merenggut nyawa Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online (ojol). Sultan menegaskan bahwa demokrasi harus dijalankan tanpa kekerasan.
“Yang Anda semua lakukan itu salah satu dari keinginan kita bersama untuk tumbuhnya demokratisasi di Jogja. Saya pun sepakat dengan itu. Hanya saya berharap demokratisasi itu dilakukan dengan baik untuk mendidik kita semua termasuk diri saya pun juga,” ucap Sri Sultan.
Sultan juga menyampaikan rasa duka cita mendalam atas meninggalnya Affan Kurniawan dalam aksi unjuk rasa. “Kenapa selalu ada korban di dalam membangun demokrasi? Kita di Jogja itu bisa dialog, karena Jogja adalah lembaga pendidikan yang menghargai hak masyarakat,” ucapnya.
Ia menegaskan siap memfasilitasi aspirasi warga, termasuk dari kalangan ojol, untuk disampaikan ke pemerintah pusat. Namun, Sultan menekankan perlunya aspirasi juga disuarakan dalam bentuk tertulis. “Jadi kalau itu tetap tenaga saya, pikiran saya dibutuhkan, silakan. Tapi saya harus dapat suratnya, karena surat itu sebagai dasar saya untuk mendiskusikan dengan pemerintah pusat. Silakan," katanya.
Sultan juga menyampaikan bahwa 8 orang yang sempat ditahan di Mapolda DIY sudah dibebaskan kembali. “Saya juga berbicara dengan bapak Kapolda. Bersama saya ada 8 orang. Yang itu semua adalah teman-teman anda. Bersama ini juga, bersama saya juga berada di sini. Saya kembalikan kepada saudara-saudara. Karena itu teman anda, anda semua. Dengan demikian harapan saya, kita bisa membangun dialog yang berkelanjutan,” ucapnya.
Menutup pernyataan, Sultan mengajak masyarakat untuk mengakhiri aksi dengan damai. “Karena waktunya sudah jam satu malam, mari kita pulang dan beristirahat. Kita semua sudah lelah di sini,” tandasnya.
Pada kesempatan tersebut, Sri Sultan didampingi GKR Condrokirono, GKR Hayu, KPH Yudanegara, Sekda DIY, Aria Nugrahadi, dan Kapolda DIY, Irjen Pol. Anggoro Sukartono.