Soal PDIP Jadi Oposisi, Ganjar Enggan Berandai-Andai

Bantul, IDN Times - Calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo enggan bicara banyak dan berandai-andai soal kans partainya, PDIP untuk menjadi oposisi di pemerintahan selanjutnya. Akan tetapi, Ganjar mengingatkan bahwa partai banteng punya sejarah pernah berada di luar pemerintahan. Seperti diketahui, PDIP memiliki 10 tahun pengalaman menjadi oposisi pemerintahan Presiden RI Ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Jangan 'kalau' dulu, wong belum kok, hehehe. PDI Perjuangan pernah berada di luar pemerintahan," kata Ganjar ditemui di kediaman Butet Kertaredjasa, Bantul, DIY, Sabtu (14/2/2024).
1. Tunggu pengumuman resmi KPU

Ilustrasi. Warga melihat contoh surat suara Pemilu 2024 sebelum menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Desa Aipiri, Manokwari, Papua Barat, Rabu (14/2/2024). (ANTARA FOTO/Chairil Indra/sk/Spt) Gubernur Jawa Tengah dua periode itu untuk sekarang ini memilih menunggu dan melihat hasil akhir rekapitulasi suara untuk Pilpres 2024 hingga nanti diumumkan secara resmi oleh KPU.
"Aturan kita kan menunggu pengumuman KPU kira-kira 35 hari setelah penghitungan berarti itung-itungannya kira-kira 35 hari kita tunggu saja, saya kira semua masih akan berjalan. Pasti masing-masing paslon akan mengumpulkan rekap C1-nya juga belum 100 persen," kata dia.
2. Belum lihat kekalahan di Kandang Banteng

Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo. (IDN Times/Tunggul Damarjati) Berdasarkan pantauan, Minggu (18/2/2024), KPU terakhir kali mengunggah data hasil perolehan suara pemilu 2024 pada Sabtu (17/2/2024) malam, di mana penghitungan telah mencapai mencapai 66,61 persen atau 548.354 TPS dari 823.236 TPS di seluruh Indonesia.
Dari jumlah itu paslon nomor urut 2 Prabowo-Gibran meraup 49.747.441 suara (57,95 persen), sedangkan Ganjar-Mahfud di posisi buncit dengan perolehan 15.084.928 suara (17,57) persen.
Paslon nomor 3 ini bahkan kalah di beberapa daerah basis PDIP yang berjuluk Kandang Banteng. Namun, demikian Ganjar mengaku belum melihat kekalahan itu, karena proses rekapitulasi yang masih berjalan.
"Saya belum melihat kekalahannya, yang ada adalah rekapnya yang belum ada, yang belum ada adalah rekapnya," ungkap Ganjar.
3. Menang di luar negeri, hingga geli tahu ada lebih dari 300 pemilih di TPS

Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo di kediaman seniman Butet Kertaredjasa, Bantul, Sabtu (18/2/2024). (IDN Times/Tunggul Damarjati) Sejumlah hal membuat Ganjar enggan mengkonklusikan kekalahan dirinya di Kandang Banteng. Selain proses rekapitulasi, ia juga menyoroti suaranya yang unggul di sebagian besar TPS luar negeri.
"Ada yang menarik gitu ya, hari ini umpama hampir sebagian besar di luar negeri saya menang," ungkap dia.
Ganjar juga mencermati kejanggalan selama proses penghitungan suara yang menurutnya cukup 'lucu'.
"Apakah ada TPS lebih dari tiga ratus (pemilih), itu kurang lucu?" tuturnya.
Maka dari itu, Ganjar mengimbau kepada seluruh pendukung Ganjar-Mahfud tetap mengikuti proses berjalan hingga rekapitulasi selesai dan pengumuman resmi disampaikan KPU.
Dia berpesan kepada para pendukungnya agar tak menjadi kalut karena mengedepankan emosi.
"Mari kita lihat maka kita hati-hati tidak perlu marah, silakan ikuti proses kawan-kawan para pendukung Ganjar-Mahfud kumpulkan seluruh data, publik, masyarakat sipil semua sudah menampilkan cerita-cerita lucu yang ada di setiap titik. Mudah-mudahan menyadarkan kita semuanya," pesan Ganjar.


















