Sleman, IDN Times - Judi online (judol) menjadi persoalan yang kompleks dan berdampak luas. Sebagai respons atas kondisi tersebut, mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas 'Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta menggelar berbagai kegiatan edukasi, kampanye, hingga seminar dan awarding sebagai upaya pencegahan judol.
Rangkaian kegiatan itu ditutup dengan seminar dan awarding yang berlangsung di Hall Baroroh Baried Unisa Yogyakarta, Kamis (9/7/2026). Kegiatan bertajuk Ajang Kreativitas Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (Antariksa) tersebut mengangkat tema "Strategi Anti-Adiksi dan Literasi Digital untuk Memutus Rantai Judi Online".
“Tahun ini kami kembali mengangkat isu judi online karena kami melihat dampaknya masih sangat besar, baik dari sisi psikologis, ekonomi, maupun sosial,” ujar Ketua Antariksa 2026, Anwar Annas Rifai, dalam keterangan yang diterima IDN Times, Kamis.
