UMKM di kawasan Pantai Parangtritis Bantul.(IDN Times/Daruwaskita)
Salah satu pemilik warung makan di Pantai Parangtritis, Rina, mengungkapkan bahwa kebijakan daerah yang melarang atau membatasi study tour sangat meresahkan ratusan bahkan ribuan pelaku UMKM. Mereka menggantungkan rezekinya dari kunjungan wisatawan, terutama rombongan study tour dari sekolah.
"Kita sangat resah apalagi pernyataan larangan study tour ini menjelang libur panjang sekolah yang akan dimulai pada pekan depan," ungkapnya, Jumat (17/5/2024).
Menurut Rina, rombongan study tour pelajar sebagian besar berasal dari Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah. Jika larangan study tour diterapkan, ia khawatir pelaku UMKM di Pantai Parangtritis akan guling tikar karena sepinya wisatawan.
"Ya kalau Jawa Barat, Jawa Tengah bahkan Jawa Timur melarang study tour luar daerah pasti kita akan gulung tikar. Lha mau kerja atau usaha apa lagi selain jualan," tandasnya.