Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Rawan Longsor, Gunungkidul Bangun Selter Pengungsian di Serut

Kab. Gunung Kidul
Rawan Longsor, Gunungkidul Bangun Selter Pengungsian di Serut
Ilustrasi Longsor (IDN Times/Mardya Shakti)
Share Article

Gunungkidul, IDN Times - ā€ŽPemerintah Kabupaten Gunungkidul bakal membangun selter pengungsian menyusul banyaknya kejadian tanah longsor yang melanda di Bumi Handayani. Pembangunan selter nantinya akan didirikan di Kalurahan Serut, Kapanewon Gedangsari, yang merupakan zona rawan longsor.

  1. 1. Kapanewon Gedangsari paling banyak titik longsorā€Ž

    Sejumlah tim SAR gabungan melakukan evakuasi korban longsor di Blembem, Candirejo, Semin, Gunungkidul, DI Yogyakarta, Sabtu (19/11/2022). (ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah)
    Sejumlah tim SAR gabungan melakukan evakuasi korban longsor di Blembem, Candirejo, Semin, Gunungkidul, DI Yogyakarta, Sabtu (19/11/2022). (ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah)

    Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul, Sumadi, mengatakan sejak awal tahun 2023 tercatat ada 154 kejadian tanah longsor. Paling banyak terjadi di Kapanewon Gedangsari.

    Di Kapanewon Gedangsari tercatat terdapat 56 titik longsor, Kapanewon Ponjong 30 titik, Kapanewon Patuk 19 titik dan Kapanewon Semin 16 titik longsor. Sisanya tersebar di Kapanewon Nglipar, Ngawein, Rongkop, Purwosari dan lain-lainnya.

    "Dari seratus lebih titik longsor terbanyak di Kapanewon Gedangsari," ungkapnya, Rabu (15/3/2023).

  2. 2. Kondisi geografis menyebabkan banyak titik longsor

    Ilustrasi daerah perbukitan. IDN Times/Asrhawi Muin
    Ilustrasi daerah perbukitan. IDN Times/Asrhawi Muin

    Penyebab longsor sendiri kata Sumadi karena kondisi geografis yang didominasi perbukitan sehingga saat terjadi musim hujan berpotensi langsor.

    "Kami terus melakukan mitigasi agar dampak longsor bisa ditekan," ucapnya.

  3. 3. Lokasi pembangunan shelter pengungsian di Serut masih dirahasiakanā€Ž

    Ilustrasi bangunan shelter untuk pengungsian  (IDN Times/Siti Umaiyah)
    Ilustrasi bangunan shelter untuk pengungsian (IDN Times/Siti Umaiyah)

    Sementara Kepala Bidang Perumahan, Dinas Perumahan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP), Gunungkidul, Nur Giyanto, mengatakan pembangunan selter pengungsian di Serut, Gedangsari, ini salah satu pertimbangannya merupakan wilayah rawan longsor.

    "Pemkab berinisiatif membangun tempat pengungsian sementara," katanya.

    Pihaknya saat ini masih mencari lokasi tanah guna didirikan selter pengungsian namun lokasinya masih dirahasiakan agar tidak ada spekulan tanah dan diharapkan pembebasan tanah berjalan lancar dan tahun 2023 pembangunan selter pengungsian bisa selesai.

    "Untuk luasan lahan sekitar 6x15 meter dengan pagu anggaran Rp171,7 juta dan pembebasan tanah ada anggaran tersendiri," ujarnya.ā€Ž

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More