Penumpang KA Bandara YIA Tembus 1,2 Juta, Naik 2,97 Persen

- KA Bandara YIA Reguler melayani 1,2 juta penumpang pada Januari–Agustus 2026, naik 2,97 persen dibanding periode sama 2025 yang mencatat 1,1 juta pengguna.
- Total penumpang KA Bandara YIA mencapai 1.810.805 orang, terdiri dari 1.230.728 pengguna layanan Reguler dan 580.077 pengguna layanan Xpress.
- KAI Bandara menilai kenaikan pengguna mencerminkan kepercayaan masyarakat; perusahaan akan mengevaluasi dan berinovasi untuk memperkuat konektivitas Kota Yogyakarta dengan YIA.
Yogyakarta, IDN Times – PT Railink atau KAI Bandara mencatat jumlah pengguna KA Bandara YIA Reguler sebanyak 1,2 juta penumpang sepanjang Januari–Agustus 2026. Angka tersebut naik 2,97 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencapai 1,1 juta penumpang.
Kenaikan jumlah penumpang menunjukkan penggunaan kereta api sebagai moda transportasi menuju dan dari Yogyakarta International Airport (YIA). Layanan KA Bandara YIA juga mendukung konektivitas antara pusat Kota Yogyakarta dan kawasan bandara.
Indikator kepercayaan masyarakat
Direktur Utama KAI Bandara, Porwanto Handry Nugroho, menyebut peningkatan jumlah penumpang menjadi salah satu indikator kepercayaan masyarakat terhadap layanan KA Bandara YIA.
“Pertumbuhan pengguna KA Bandara YIA Reguler menunjukkan bahwa masyarakat semakin menjadikan kereta api sebagai pilihan transportasi untuk mendukung mobilitas menuju maupun dari YIA. Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, kenyamanan, keamanan, dan ketepatan waktu perjalanan,” ujar Porwanto dalam keterangan tertulis, Kamis (3/9/2026).
Terus lakukan evaluasi dan inovasi
Sepanjang Januari–Agustus 2026, KA Bandara YIA mencatat total 1.810.805 penumpang. Jumlah tersebut terdiri dari 1.230.728 penumpang KA Bandara YIA Reguler dan 580.077 penumpang KA Bandara YIA Xpress.
“Kami akan terus melakukan evaluasi dan inovasi untuk memberikan pengalaman perjalanan yang semakin baik bagi pelanggan. Kami berharap layanan KA Bandara YIA dapat terus menjadi pilihan masyarakat sekaligus mendukung konektivitas pariwisata, bisnis, dan aktivitas masyarakat di Yogyakarta,” imbuh Porwanto.
KAI Bandara menyatakan konektivitas antara pusat Kota Yogyakarta dan YIA menjadi salah satu faktor pendukung pengembangan penggunaan layanan KA Bandara. Layanan tersebut juga diharapkan berkontribusi terhadap aksesibilitas transportasi publik di Daerah Istimewa Yogyakarta.















