Ilustrasi KPPS (IDNTimes/Febriana Sinta)
Arya menyebut meski di tingkat elite terjadi persaingan sengit dengan berbagai manuver, namun di tingkat akar rumput justru terjadi sebaliknya, menunjukkan suasana tenang dan tidak terjadi polarisasi karena adanya tiga pasangan calon kontestan pilpres. Berbeda dengan pilpres 2014 dan 2019 lalu, terjadi polarisasi antar dua kubu pendukung karena hanya ada dua paslon.
"Pada pemilu kali ini, di tingkat akar rumput cenderung lebih adem dibanding Pemilu lalu karena kontestan lebih dari dua kandidat," kata Arya.
Selain itu, di tingkat proses penyelenggara pemilu menurut Arya lebih sedikit ditemukan kasus anggota KPPS yang meninggal dunia akibat kelelahan. "Tidak banyak kita menemukan kasus meninggalnya anggota KPPS seperti di pemilu sebelumnya, dikarenakan tidak siapnya penyelenggara di tingkat KPPS terkait durasi perhitungan suara dan jumlah surat suara yang banyak," katanya.