Bupati mengungkapkan, Pemkab Sleman sudah menginisiasi akan menanggung semua pembiayaan bagi pasien virus corona di Kabupaten Sleman. Nantinya pembiayaan tersebut akan dikucurkan dana dari pos belanja tak terduga (BTT), APBD 2020 sebesar Rp. 4,47 miliar. Selain itu, ada pula Dana Bantuan Sosial (Bansos) yang juga bisa digunakan untuk pembiayaan pasien Covid-19.
Menurut Bupati, semua mekanisme pembiayaan akan diatur dalam Perbup yang saat ini tengah digodok. "Kami bentuknya real, dibentuk Perbup yang kita bisa membantu semua. Masuknya anggaran darurat. Di Perbup akan bicara. Kalau ada yang masuk kategori positif Corona, mereka langsung ditangani. Jangan sampai RS siapa yang bayar dan tidak ditangani. Ini kan bahaya," ungkapnya pada Kamis (5/3).