Kepala Satpol PP DIY, Noviar Rahmad. (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, Noviar Rahmad menerangkan, perpanjangan status siaga darurat ini menimbang curah hujan di DIY yang diperkirakan masih tinggi sampai Mei 2025.
Noviar berujar, peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan potensi bencana, seperti longsor, banjir, dan cuaca ekstrem masih tinggi.
"Kondisi curah hujan cukup tinggi itu masih akan berlangsung sampai bulan Mei. Jadi, di Januari ini kita masih melakukan siaga darurat, karena ada potensi bencana longsor, kemudian cuaca ekstrem, dan banjir," kata Noviar saat masih dihubungi, Senin (6/1/2025).
BMKG, menurut Noviar, menginformasikan munculnya bibit siklon tropis 98S yang berpotensi memicu tinggi gelombang laut, selain peningkatan kecepatan angin di kawasan Samudra Hindia selatan Jawa Timur - Bali dan sekitarnya.