Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pemda DIY Ingatkan Warga Tidak Gunakan Tempat Makan Minum Sekali Pakai
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DIY, Kusno Wibowo. (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)

Yogyakarta, IDN Times - Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) mengingatkan masyarakat untuk tidak menggunakan tempat makan dan minum menggunakan kemasan sekali pakai. Hal ini bisa menekan jumlah sampah plastik.    

 

1. Program belum berjalan optimal

Sampah gelas plastik, Styrofoam dan sedotan kertas dari satu kafe (IDN Times/Yogie Fadila)

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY, Kusno Wibowo mengatakan ajakan untuk menggunakan tempat makan atau minum tidak sekali pakai tersebut sudah dilakukan lama, namun Kusno mengakui saat ini belum berjalan optimal.

"Tampaknya belum efektif, perlu diingatkan kembali. Masyarakat atau mungkin instansi menggunakan semacam itu (tempat makan atau minum tidak sekali pakai)," ungkap Kusno, Selasa (21/5/2024).

2. Bisa menekan jumlah sampah

Ilustrasi sampah plastik Pexels/Magda Ehlers

Menurut Kusno jika hal tersebut bisa diterapkan dengan baik, maka produksi sampah bisa ditekan. Ia menduga masyarakat terlena saat ini sehingga membuat sampah bertambah.

"Kalau itu bisa diterapkan efektif (mengurangi sampah), hanya perlu diingatkan bagi masyarakat, mungkin agak terlupakan atau terlenakan. Namun ini sudah menjadi kebutuhan mengatasi masalah desentralisasi, butuh diingatkan kembali," ucap Kusno.

2. Kurangi sampah plastik

Founder & President Moorlife, Hermanto Tanoko. (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)

Salah satu produsen dalam negeri Moorlife mencoba mendukung untuk menggunakan kemasan atau tempat makan minum yang tidak sekali pakai. Moorlife menginisiasi Gerakan 1,1 Juta Kotak Makan Moorlife untuk menekan jumlah sampah dari tempat makan sekali pakai.

"Moorlife mengampanyekan Gerakan 1,1 Juta Kotak Makan Moorlife ini juga untuk mengurangi sampah plastik. Jadi bisa dicuci, digunakan lagi. Bisa digunakan seumur hidup," ungkap Founder & President Moorlife, Hermanto Tanoko.

Editorial Team