Penampilan OVN di Cherrypop 2026, Minggu (23/8/2026). (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)
Creative Director Cherrypop, Arsita Pinandita atau akrab disapa Dito mengatakan menghadirkan Pandai Besi merupakan bagian dari proses kurasi panjang. Cherrypop sendiri memiliki empat kategori kurasi, yakni populer, emerging, tematik, dan mitos.
Menurut Dito, kategori band "mitos" menjadi salah satu yang paling sulit diwujudkan karena beberapa musisi membutuhkan proses komunikasi bertahun-tahun sebelum akhirnya bersedia tampil. "Sebetulnya enggak hanya Pandai Besi, tapi banyak band. Kita punya empat kurasi, populer, emerging, tematik, sama mitos. Nah, band mitos ini yang paling sulit," kata Dito.
Ia mencontohkan Senyawa yang membutuhkan waktu sekitar empat tahun hingga akhirnya bisa tampil di Cherrypop. Sementara untuk Pandai Besi, proses pendekatan juga berlangsung cukup lama. Dito menilai keputusan sebuah band untuk tampil tentu didasari pertimbangan mereka sendiri mengenai festival yang dianggap memiliki kesesuaian perspektif.
"Mungkin perspektif mereka, Cherrypop punya narasi seperti yang ditanyakan tadi, bagaimana melihat kondisi politik atau ekonomi yang ada di Indonesia saat ini. Cherrypop selalu ada hal-hal itu. Kita enggak hanya ngomongin populer, tapi juga tentang bagaimana posisi anak muda dalam landscape perubahan hari ini," ujarnya.