Peresmian gedung baru TRIPA di Jalan DI Panjaitan No. 49, Mantrijeron, Yogyakarta yang diresmikan Senin (4/3/2024). (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)
Dari sisi pertumbuhan pendapatan, premi sektor asuransi terjadi hal yang sama, belum tumbuh signifikan. Periode Januari-November 2022 mencapai Rp180,24 triliun atau tumbuh stagnan 0,5 persen dibandingkan periode sebelumnya.
"Survei nasional literasi inklusi keuangan OJK 2022, dimana tingkat inklusi asuransi tumbuh signifikan, dari 13,15 persen pada 2019 menjadi 16,63 persen pada 2022," kata Pengawas Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan 2 OJK DIY, Maya Y. Priyanto saat peresmian gedung baru TRIPA di Jalan DI Panjaitan No. 49, Mantrijeron, Yogyakarta, Senin (4/3/2024).
Maya menilai ada beberapa faktor industri asuransi belum tumbuh signifikan. Diantaranya rendahnya pengetahuan dan kepercayaan masyarakat terhadap produk asuransi, karena klaim sulit, premi tak terjangkau, hingga potensi gagal bayar.