Latihan Surfing, Wisatawan Terseret Gelombang 1 Orang Hilang

- Dua wisatawan terseret arus saat latihan surfing tanpa pelatih di Pantai Parangtritis, satu berhasil diselamatkan sementara Angger Raditya (16) masih hilang dan dalam pencarian.
- Petugas SAR melakukan penyisiran menggunakan dua jet ski hingga radius ratusan meter dari pantai, namun korban belum ditemukan meski sempat terlihat benda mengapung yang dikira tubuh korban.
- Sepanjang Januari–April 2026 tercatat 10 kecelakaan laut di Pantai Parangtritis dengan total 17 korban, sebagian besar berhasil diselamatkan namun dua orang meninggal atau masih hilang.
Bantul, IDN Times - Dua wisatawan terseret gelombang saat berlatih surfing tanpa didampingi pelatih di Pantai Parangtritis, Kabupaten Bantul, pada Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Satu korban berhasil diselamatkan, tapi korban lainnya dinyatakan hilang dan saat ini masih dalam pencarian.
Koordinator Satgas Linmas Jogo Segoro, Pantai Parangtritis, Muhammad Arief Nugraha mengatakan kejadian berawal saat korban, Angger Raditya (16) warga Pandes, Kalurahan Panggungharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul bersama temannya datang ke Pantai Parangtritis sekitar pukul 16.00 WIB.
1. Korban minta diajari bermain surfing
Angger menghampiri temannya yang merupakan atlet surfing dan meminta untuk minta diajari. Namun rekan korban tidak bisa mengajari karena sudah ada janjian.
"Tanpa disadari atlet surfing tersebut, korban meminjam papan surfing tanpa meminta izin oleh pemiliknya. Korban dan satu temannya, Angga warga Kalurahan Trirenggo, Kapanewon Bantul bermain dengan satu papan surfing yang tidak sesuai dengan standar operasional prosedur atau SOP-nya dan tanpa sepengetahuan pemilik papan surfing tersebut," katanya.
2. Satu orang masih hilang

Saat surfing, Angger dan temannya terbawa arus ke tengah di area rip current. Rekan korban segera memberikan pertolongan diikuti petugas yang sedang berjaga di kawasan tersebut.
"Yang awalnya mengira bahwa korban sedang berlatih surfing sesuai dengan SOP," ucapnya.
Petugas berusaha menyelamatkan dengan berenang ke tengah laut. Namun kurang lebih jarak 350-400 meter dari bibir pantai, petugas dan korban terhempas gelombang tinggi sehingga berhamburan.
"Korban terlepas dari dekapan petugas dan sampai saat ini masih dinyatakan dalam pencarian. Sedangkan satu korban bernama Angga berhasil diselamatkan," ungkapnya.
Memasuki hari kedua pencarian, petugas SAR menggunakan dua jet sky melakukan penyisiran di laut, tapi belum ditemukan.
"Tadi sempat terlihat ada benda mengapung, dikira korban, ternyata umbul (tanda nelayan menebar jaring di laut)," tuturnya.
3. 10 laka laut di Pantai Parangtritis pada Januari-April 2026

Arief menjelaskan terdapat 10 kejadian laka laut di Pantai Parangtritis selama Januari-April 2026. Di bulan Februari, sebanyak tiga kejadian dengan korban empat orang diselamatkan. Bulan Maret-April terjadi tujuh kejadian, 12 orang diselamatkan, satu orang ditemukan meninggal dan satu dinyatakan hilang atau belum ditemukan.
"Pada bulan April ini satu kejadian laka laut dengan satu korban selamat dan satu korban masih dalam pencarian," ujarnya.


















