Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Lagi, Murid SD dan SMP di Sleman Tertular COVID-19

Kab. Sleman
Lagi, Murid SD dan SMP di Sleman Tertular COVID-19
ANTARA FOTO/Adeng Bustomi
Share Article

Sleman, IDN Times - Kasus COVID-19 ditemukan di sebuah sekolah dasar di wilayah Ngaglik, Sleman. Panewu Ngaglik, Siti Wahyu Purwaningsih mengungkapkan selain guru terdapat siswa yang tertular COVID-19.

"Jumlah yang diperiksa 59 orang, yang positif sembilan orang terdiri dari delapan murid dan satu guru," ungkapnya pada Minggu (6/2/2022).

  1. 1. PTM langsung dihentikan

    unsplash.com/thoughtcatalog
    unsplash.com/thoughtcatalog

    Wahyu menjelaskan setelah ditemukan kasus COVID-19, pembelajaran tatap muka langsung dilakukan secara daring selama dua minggu.

    "Siswa maupun guru yang positif COVID-19 langsung menjalani isolasi mandiri. Pembelajaran online dilakukan selama dua minggu ini," terangnya.

  2. 2. Ditemukan pertama pada 29 Januari 2022

    Ilustrasi petugas medis yang menangani COVID-19 (ANTARA FOTO/Basri Marzuki)
    Ilustrasi petugas medis yang menangani COVID-19 (ANTARA FOTO/Basri Marzuki)

    Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Ery Widaryana menjelaskan kasus COVID-19 ini ditemukan pertama kali pada 29 Januari 2022. Awalnya terdapat satu siswa yang diduga positif COVID-19, tracing langsung dilakukan terhadap 49 siswa dan 10 guru.

    "Nah didapati delapan siswa dan satu guru positif, sudah isolasi mandiri beberapa hari. Kondisinya semua baik-baik," terangnya.

  3. 3. Kasus COVID-19 juga ditemukan di sebuah SMP di Ngaglik

    Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Ery Widaryana IDN Times/Siti Umaiyah
    Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Ery Widaryana IDN Times/Siti Umaiyah

    Selain di SD, kasus COVID-19 di Ngaglik juga ditemukan di sebuah SMP. Kasus ini berawal pada tanggal 31 Januari 2022, di mana terdapat satu orang guru yang terpapar COVID-19.

    "Tracing dilakukan kepada guru dan siswa, setelah hasilnya keluar terdapat empat orang guru yang positif (termasuk 1 orang yang terkena di awal)," paparnya.

     

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More