Yogyakarta, IDN Times - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta memastikan tidak ada surat suara pemilihan presiden dan wakil presiden dalam kondisi tercoblos. Hasil tersebut disampaikan Ketua KPU Kota Yogyakarta Noor Harsya Aryosamodro, berdasarkan hasil sortir di Gudang KPU Kota Yogyakarta mulai 4 sampai 6 Januari 2024.
KPU Kota Yogyakarta Pastikan Tak Ada Surat Suara Tercoblos

1. Jumlah surat suara yang rusak tidak banyak
Namun KPU Kota Yogyakarta, menemukan surat suara dalam kondisi rusak dalam proses penyortiran. Walau jumlahnya tidak signifikan, hal tersebut dinilai dapat menganggu pemilih saat pencoblosan.
"Dari 328.706 lembar surat suara pilpres yang disortir, jumlah yang diduga tidak layak itu tidak signifikan," ujarnya, Kamis (11/1/2023).
2. Sobek di bagian depan
Sebagian besar surat suara pilpres yang rusak, rata-rata mengalami sobek pada bagian depan kertas. "Bisa sobek saat pengepakan atau di luar pengetahuan kami," kata dia.
Terhadap seluruh surat suara pilpres yang diduga tidak layak digunakan tersebut, pihaknya masih akan melakukan penyortiran ulang. "Akan kami sortir lagi dan kami konsultasikan ke KPU DIY. Apabila dipastikan rusak akan diganti oleh percetakan," ujarnya dikutip Antara.
23 Ratusan ribu surat suara disimpan dengan aman di gudang KPU Yogyakarta
Ratusan ribu surat suara DPRD dan DPR telah tiba di Gudang KPU Kota Yogyakarta pada Minggu (7/1/2023) sekitar pukul 15.00 WIB, yang berasal dari percetakan di Sukoharjo, Jawa Tengah.
Saat ini KPU masih menyortir dan melipat surat suara untuk pemilihan anggota DPR, DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota yang masing-masing sebanyak 328.706 lembar, sehingga total surat suara yang disortir dan lipat mencapai 986.118 lembar.
"Seluruh logistik Pemilu 2024 tersimpan di gudang penyimpanan di Jalan Pramuka dalam kondisi aman dari risiko pencurian dan kerusakan akibat kondisi cuaca, termasuk surat suara," pungkas Harsya.