Yogyakarta, IDN Times – Mobil ambulans itu berada di tengah mobil serupa lainnya ditempat parkir Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (TRC BPBD) DIY. Tapi yang menarik bentuknya agak berbeda tak seperti ambulans kebanyakan. Bodi mobil yang satu ini memanjang, berbentuk kotak. Meski sudah terdapat penyok sana sini, mobil itu masih tampak kokoh.
“Namanya mobil itu Badak Putih,” demikian Komandan Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (TRC BPBD) DIY, Wahyu Pristiawan saat ditemui IDN Times di poskonya, akhir April lalu.
Penyebutan namanya mencerminkan tampilan mobil off road Daihatsu Hiline 4x4 bikinan tahun 1990-an itu. Jika tak ada tulisan “ambulance” di bodi samping dan kaca depan, orang tak bakal menyangka mobil itu pengangkut jenazah yang berjasa mengangkut jenazah saat pandemik COVID-19. Nama badak putih diberikan karena menurut Pristiawan ambulans putih itu dapat terus diandalkan. "Jalannya nerabas terus," ujarnya.
Di ruang parkir BPBD DIY, moncong Badak Putih diarahkan ke luar. Menandakan siap tancap gas berjibaku kapan saja membawa misi kemanusiaan, mengantarkan jenazah korban COVID-19 ke rumah peristirahatan terakhir.
