Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kisah Penyandang Disabilitas di Bantul Jadi Marketing Jualan Hewan Kurban
Pedagang hewan kurban di Kasihan Bantul gunakan jasa kaum difabel untuk menjadi marketing hewan kurban. (IDN Times/Daruwaskita)
  • Adi Karnadi, pedagang kambing di Bantul, merekrut empat penyandang disabilitas sebagai marketing hewan kurban untuk memberi kesempatan kerja dan menerapkan nilai keadilan sosial.
  • Penyandang disabilitas menerima gaji pokok serta bonus Rp100 ribu per kambing terjual; hingga kini sudah 260 ekor kambing laku dengan harga Rp2 juta–Rp7 juta per ekor.
  • Bagi para difabel seperti Ahmad Dodi dan Rubiyanto, pengalaman berjualan hewan kurban menjadi hal baru yang memberikan semangat serta peluang kerja lebih stabil dibanding pekerjaan sebelumnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bantul, IDN Times - Para pedagang hewan kurban di Padukuhan Godegan, RT 01, Kalurahan Tamantirto, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul punya cara unik agar ternak kurban laku. Bukan menggunakan sales promotion girl (SPG) untuk menarik konsumen, melainkan merekrut penyandang disabilitas.

‎Salah satu pedagang hewan kurban sekaligus pemilik kandang kambing Mutiara Eva, Adi Karnadi (33) mengaku prihatin dengan kondisi disabilitas yang lebih banyak menganggur di rumah dan kurang beruntung mencari pekerjaan.

‎"Saya teringat sila ke-5 dalam Pancasila, yakni Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Selanjutnya saya merekrut penyandang disabilitas ini untuk menjadi marketing dalam penjualan hewan kurban," ujarnya, Sabtu (2/4/2026).

1. ‎Direkrut untuk menjadi marketing penjualan hewan kurban

‎Pedagang hewan kurban sekaligus pemilik Pemilik kandang kambing Mutiara Eva, Adi Karnadi (33).(IDN Times/Daruwaskita)

Selanjutnya Adi mengaku menghubungi sejumlah kerabat dan temannya yang memiliki keluarga difabel untuk direkrut menjadi marketing penjualan hewan korban.

‎"Akhirnya saya mendapatkan empat tenaga marketing yang semuanya difabel untuk berjualan hewan kurban. Saya ajari cara jualan kambing dan akhirnya bisa," ujarnya.

2. ‎Terima gaji pokok dan tambahan bonus jika hewan kurban terjual

Pedagang hewan kurban di Kasihan Bantul gunakan jasa kaum difabel untuk menjadi marketing hewan kurban. (IDN Times/Daruwaskita)

Selama hampir satu bulan mempekerjakan penyandang disabilitas, Adi mengaku terkejut dengan kinerja mereka, yang memiliki etos kerja tinggi.

‎"Selama hampir satu bulan menjadi marketing penjualan hewan kurban ternyata etos kerja mereka luar biasa. Mereka datang tepat waktu dan sangat ramah kepada calon konsumen yang akan memberikan hewan kurban," jelasnya.

‎Adi mengungkapkan, untuk satu kambing yang berhasil dijual akan mendapatkan bonus. Saat ini ia mengaku sebanyak 260 ekor kambing terjual dengan harga Rp2 juta-Rp7 juta per ekor.

‎"Satu ekor kambing yang laku mereka saya beri bonus Rp100 ribu, itu baru bonus, belum sama gajinya ya," katanya.

3. ‎Jualan hewan kurban menjadi pengalaman pertama

Pedagang hewan kurban di Kasihan Bantul gunakan jasa kaum difabel untuk menjadi marketing hewan kurban. (IDN Times/Daruwaskita)

Salah satu penyandang disabilitas yang menjadi marketing kambing kurban, Ahmad Dodi mengaku sebelumnya berjualan kerajinan tangan secara online. Namun, jualannya mengalami pasang surut , akhirnya menerima tawaran berjualan kambing.

‎"Saya jualan online, tapi kan tidak selalu ramai toh, jadi ikut kerja di sini. Apalagi kami sebagai difabel kadang susah mencari pekerjaan formal, jadi saat ditawari Pak Adi kerjaan langsung saya ambil saja," katanya.

Laki-laki berusia 27 tahun ini mengatakan, ia dibantu teman-temannya untuk belajar berjualan kambing.‎ ‎"Saya belum punya pengalaman berjualan hewan kurban. Dukungan teman-teman semuanya berjalan lancar," ujarnya.

Ada juga Rubiyanto yang sehari-hari bekerja serabutan. Ia mendapat tawaran dari Adi, dan saat ini pekerjaannya lancar. ‎"Awalnya penasaran, setelah praktik ternyata menyenangkan. Pak Adi juga mengarahkan, dan alhamdulillah lancar sampai saat ini," katanya.

Editorial Team