Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kasus COVID-19 Terus Naik, Ini Daftar Keterisian Selter di Sleman

Kasus COVID-19 Terus Naik, Ini Daftar Keterisian Selter di Sleman
Ilustrasi ruang Isolasi COVID-19. (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)
Share Article

Sleman, IDN Times - Kasus baru COVID-19 di Kabupaten Sleman terus melonjak. Data Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, hari ini Kamis (24/2/2022) terjadi penambahan kasus baru sebanyak 1.111.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Sleman Khamidah Yuliati menjelaskan kasus baru COVID-19 berasal dari berbagai macam lokasi, mulai dari sekolah hingga perkantoran. 

"Banyak klasternya mulai dari sekolah, institusi sudah ada," ungkapnya pada Kamis (24/2/2022).

1. Pasien rata-rata bergejala ringan

ilustrasi infeksi virus corona COVID-19 (IDN Times/Mardya Shakti)
ilustrasi infeksi virus corona COVID-19 (IDN Times/Mardya Shakti)

Dibandingkan kondisi saat varian Delta, gejala yang dialami pasien COVID-19 varian Omicron dari keterangan Yuli lebih ringan, bahkan terdapat pasien tanpa gejala alias OTG. Salah satu indikasinya adalah dari penggunaan oksigen maupun tempat isolasi kritikal di rumah sakit yang jauh lebih rendah.

"Rata-rata gejala ringan bahkan ada OTG. (Saat) Delta sampai cari oksigen susah," katanya.

2. Selain selter, pasien positif lakukan isoman di rumah

Ilustrasi ruang isolasi COVID-19. (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)
Ilustrasi ruang isolasi COVID-19. (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)

Menurut Yuli, selain di selter, pasien COVID-19 bergejala ringan memilih isolasi manidir di rumah. Namun ia mengingatkan kondisi keluarga pasien positif saat menjalani isolasi mandiri di rumah. 

"Misal dalam satu rumah hanya satu yang kena, sedangkan di rumah ada yang komorbid, sehingga yang satu keluar diri dari rumah supaya aman," terangnya.

3. Tingkat keterisian selter isolasi cukup tinggi

Ilustrasi ruang isolasi COVID-19. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
Ilustrasi ruang isolasi COVID-19. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)

Jumlah keterisian selter isolasi yang disediakan Pemkab Sleman saat ini dinilai cukup tinggi. Di Asrama Haji yang memiliki kapasitas sebanyak 160 tempat tidur, telah terisi 145 orang. Rusunawa Gemawang dari 111 tempat tidur yang disediakan, sudah terisi sebanyak 95. Sementara selter Universitas Islam Indonesia (UII) yang baru dibuka kemarin Rabu (23/2/2022) dengan kapasitas sebanyak 69 tempat tidur telah terisi 1 orang.

"Asrama haji terisi 145, rusunawa 95 dan UII baru 1," ungkap Makwan, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman.

Share Article
Topics
Editorial Team
Febriana Sintasari
Siti Umaiyah
Febriana Sintasari
EditorFebriana Sintasari

Latest News Jogja

See More

KADIN Sleman Dukung Rencana Reaktivasi Bandara Adisutjipto

03 Jun 2026, 20:01 WIBNews