Gunungkidul, IDN Times - Di tengah tren generasi muda yang mulai meninggalkan sektor pertanian, sekelompok pemuda yang tergabung dalam komunitas Petani Punk Gunungkidul justru menunjukkan aksi nyata. Mereka berkomitmen untuk menjadi pemasok utama bahan baku bagi dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Gunungkidul dengan sentuhan teknologi modern.
Saat ini, Petani Punk telah menjalin kolaborasi strategis dengan Yayasan Bijana Paksi Sitengsu. Kerja sama ini bertujuan untuk memasok kebutuhan pangan ke dapur-dapur MBG di wilayah mereka. Targetnya, pada akhir April 2026 ini, hasil budidaya Petani Punk siap memasok lima titik dapur MBG yang tersebar di wilayah Gedangsari dan Playen.
