Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Sepanjang Juni–Juli, Ada 18 Nakes di Sleman yang Positif COVID-19
Ilustrasi petugas medis. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

Sleman, IDN Times - Selama hampir dua bulan terakhir, tercatat ada 18 tenaga medis (nakes) yang bertempat tinggal di Kabupaten Sleman positif COVID-19. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Joko Hastaryo menyebutkan, 18 nakes tersebut tersebar di puskesmas maupun rumah sakit. Baik yang ada di Kabupaten Sleman maupun di luar Sleman.

Joko merinci, nakes yang positif tersebut yakni 3 nakes dari puskesmas yang ada di wilayah Sleman, 5 nakes dari rumah sakit di wilayah Sleman, serta 10 nakes yang bekerja di fasilitas kesehatan di luar Kabupaten Sleman.

1. Tiga nakes positif dari puskesmas hasil skrining Dinkes Sleman

Ilustrasi tenaga medis COVID-19 saat mengenakan APD, termasuk masker. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Joko menjelaskan, 3 nakes positif dari puskesmas yang ada di wilayah Sleman sendiri merupakan hasil skrining dari Dinkes Sleman. Joko menjelaskan, sebelumnya pihaknya sudah melakukan rapid test ke 1100 nakes dari puskesmas di wilayah Sleman. Dari jumlah tersebut, pihaknya juga melakukan tes swab dan diketahui ada 3 nakes yang positif COVID-19.

"Dari sekian 25 puskesmas dengan total karyawan 1100, kurang lebih ada yang positif, yaitu ada 3 orang. Yang satu sudah sembuh yang dua masih dalam isolasi di rumah sakit," ungkapnya pada Senin (27/7/2020).

2. Lima nakes positif dari rumah sakit di Sleman

Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Joko Hastaryo. IDN Times/Siti Umaiyah

Menurut Joko, untuk 5 nakes yang positif diketahui bekerja di rumah sakit di wilayah Kabupaten Sleman. Sebelumnya, hasil tersebut keluar ketika rumah sakit melakukan skrining ke nakes, baik dari dokter, apoteker, maupun karyawan lainnya.

"Memang dari hasil skrining itu ada 5 nakes, baik dari dokter, apoteker, petugas laboratorium yang positif," terangnya.

3. Sepuluh nakes positif bekerja di fasilitas kesehatan di luar Sleman

Ilustrasi tenaga medis. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Joko menjelaskan, untuk 10 nakes yang positif sendiri diketahui bekerja di fasilitas kesehatan yang ada di luar Kabupaten Sleman. Hanya memang untuk KTP dan tempat tinggal nakes yang bersangkutan berada di Kabupaten Sleman.

Menurut Joko, 10 nakes positif tersebut merupakan hasil skrining dari Dinas Kesehatan Bantul maupun Kota Yogyakarta.

"Tugasnya tidak di Sleman tapi alamatnya Sleman. Hasil tracing dari Dinas Kesehatan Bantul maupun Kota Jogja itu ada 10 nakes yang positif. Kemarin dari puskesmas di Bantul ternyata banyak yang pegawainya alamatnya Sleman dan kemudian masuk ke data Sleman," paparnya.

Editorial Team

Related Article