Ilustrasi proses pemakaman salah satu jenazah COVID-19. (IDN Times/Aldila Muharma dan Fiqih Damarjati)
Menurut Joko dari pengamatan yang dilakukan dinkes mayoritas pasien COVID-19 yang meninggal dunia adalah lansia.
Kasus kematian lainnya adalah pasien COVID-19 di rumah sakit, lalu dirawat di rumah yang berujung kematian. Selanjutnya penyebab lainnya saat menjalani isolasi mandiri, tapi meninggal dunia karena diduga terkena COVID-19 yang berasal dari virus varian baru.
"Karena (virus dari varian baru) begitu masuk ke dalam saluran napas langsung menyebabkan paru-parunya putih. Padahal ketika kapasitas paru-paru 70 persen tidak berfungsi, saturasinya menurun ya berakibat fatal. Itu baru perkiraan, karena saya tidak punya data spesifik bahwa itu virus varian baru," katanya.