PPDB Online SMP di Gunungkidul Diperpanjang

Ada 75 SMP yang kekurangan murid

Gunungkidul, IDN Times - ‎Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online tingkat SMP di Gunungkidul telah ditutup pada tanggal (24/6/2022). Namun, Dinas Pendidikan Gunungkidul memperpanjang PPDB Tahun Ajaran 2022/2023 bagi sekolah yang masih kekurangan murid hingga Senin (11/7/2022) mendatang.

"Untuk PPDB SMP yang masih kekurangan murid masih diperbolehkan menerima siswa sampai masuk tahun ajaran baru," kata Kepala Bidang SMP, Dinas Pendidikan Gunungkidul, Tijan, Sabtu (2/7/2022).

Baca Juga: Waduh, 75 SMP Negeri dan Swasta Gunungkidul Kekurangan Siswa Baru   

1. Sebanyak 75 SMP kekurangan siswa baru‎

PPDB Online SMP di Gunungkidul DiperpanjangIlustrasi SMP Negeri. (IDN Times/Daruwaskita)

Menurutnya, SMP negeri dan swasta yang mengikuti PPDB online sebanyak 107 sekolah. Namun, 75 di antaranya masih kekurangan murid hingga PPDB online ditutup, dengan rincian 36 SMP negeri dan 39 SMP swasta.

"Sebagian besar sekolah yang kekurangan murid adalah SMP swasta," ucapnya.

2. Siswa bisa memilih beberapa jalur untuk masuk SMP‎

PPDB Online SMP di Gunungkidul DiperpanjangIlustrasi pelajar SMP. (IDN Times/Daruwaskita)

Dalam PPDB Tahun Ajaran 2022/2023, siswa dapat mendaftar melalui jalur zonasi dengan kuota 50 persen, jalur prestasi 30 persen, afirmasi 25 persen, dan jalur perpindahan orang tua 5 persen.

"Meski sudah ada beberapa jalur PPDB oline tetap saja ada sekolah kekurangan murid," ucapnya.

3. Kekurangan murid sudah diprediksi sebelumnya‎

PPDB Online SMP di Gunungkidul DiperpanjangIlustrasi PPDB online SMP. (IDN Times/Daruwaskita)

Sekretaris Dinas Pendidikan Gunungkidul, Winarno, mengatakan pihaknya sudah memprediksi akan adanya sekolah yang kekurangan murid. Sebab daya tampung SMP sebanyak 10.676 anak, namun siswa yang diterima melalui PPDB online hanya 7.106 anak.

Sedangkan untuk rencana regrouping SMP negeri yang kekurangan murid, Winarni mengatakan sampai saat ini belum ada rencana untuk melakukannya.

"Belum ada rencana ke regrouping, namun itu jadi salah satu pertimbangan," katanya.‎

Baca Juga: Vaksin PMK Mulai Didistribusikan ke Peternak di Gunungkidul

Hironymus Daruwaskita Photo Community Writer Hironymus Daruwaskita

Main sambil kerja

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topik:

  • Paulus Risang

Berita Terkini Lainnya