Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Hati-hati, Tambahan Positif COVID-19 di Jogja hingga 1.402 Kasus

Hati-hati, Tambahan Positif COVID-19 di Jogja hingga 1.402 Kasus
Ilustrasi positif COVID-19/Istimewa
Share Article

Yogyakarta, IDN Times -Kasus harian terkonfirmasi positif COVID-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bertambah hingga 1.402 kasus. Penambahan ini merupakan yang tertinggi sejak awal pandemik COVID-19 di DIY. 

Kabag Humas Biro Sekretaris Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Ditya Nanaryo Aji mengatakan tambahan kasus harian terbanyak berasal dari Kabupaten Sleman mencapai 538 kasus, disusul Kota Yogyakarta 313 kasus, Bantul bertambah 374 kasus, Kulon Progo 122 kasus, dan Gunungkidul 55 kasus. 

"Tambahan riwayat kasus terkonfirmasi COVID -19 terbanyak berasal dari tracing kontak erat kasus positif 1.034 kasus. Sedangkan periksa mandiri sebanyak 368 kasus,” ujar Ditya, Selasa (15/2/2022).

1. Sebanyak 3 pasien meninggal dunia

Ilustrasi COVID-19 pada anak (ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas)
Ilustrasi COVID-19 pada anak (ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas)

Jumlah tambahan kasus sembuh di DIY dilaporkan sebanyak 152 kasus, sehingga total kesembuhan menjadi 152.490 kasus. 

"Tambahan kasus sembuh di Kota Yogyakarta 4 kasus, Bantul bertambah 6, Sleman bertambah 139 kasus, untuk Kabupeten Kulon Progo bertambah 3," terang Ditya.

Selain itu terdapat tiga pasien meninggal dunia, masing-masing satu dari Kota Yogyakarta, Bantul dan Gunungkidul. Sehingga total jumlah kasus meninggal dunia sebanyak 5.292 kasus.  

2. Jumlah keterisian kamar tidur kritikal bertambah 3 pasien

Ilustrasi tenaga medis (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
Ilustrasi tenaga medis (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

Ditya memaparkan jumlah keterisian tempat tidur rumah sakit untuk pasien kritikal bertambah 3 tempat tidur menjadi 29 buah dibanding Senin (15/2/2022) dari 141 tempat dengan BOR 20,28 persen.

Jumlah keterisian tempat tidur untuk nonkritikal terpakai 342 atau bertambah 27 buah dari hari sebelumnya, dengan BOR 28,5 persen dari 1.130 tempat  tidur yang disediakan.

 

3. Hasil pemeriksaan SGTF, 90 persen kemungkinan Omicron

ilustrasi varian baru COVID-19, Omicron (IDN Times/Aditya Pratama)
ilustrasi varian baru COVID-19, Omicron (IDN Times/Aditya Pratama)

Ditya menambahkan pemeriksaan SGTF sebagai sistem deteksi dini varian Omicron sebanyak 1.085 sampel. 

“Data sampel yang masuk hari sebanyak 1.085 sampel yang diperiksa, 972 di antaranya termasuk probable omicron,” ujar Ditya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Febriana Sintasari
EditorFebriana Sintasari

Latest News Jogja

See More

Aksi Budaya di Bundaran UGM, Massa Ajak Jaga Persatuan

30 Mei 2026, 18:33 WIBNews