Sleman, IDN Times - Orang yang terpapar COVID-19 mempunyai gejala beragam. Mulai dari batuk, sesak napas, demam, kehilangan indra penciuman dan perasa hingga yang terbaru adalah happy hypoxia syndrome.
Pakar Penyakit Dalam Spesialis Paru-Paru (Internis Pulmonologist) FKKMK UGM, dr. Sumardi menjelaskan happy hypoxia syndrome merupakan kondisi seseorang dengan kadar oksigen rendah dalam tubuh, tetapi terlihat seperti orang normal.
“Pada orang yang mengalami happy hypoxia ini tampak normal atau biasa-biasa saja. Karenanya sering dinamakan silent hypoxiasebab terjadi perlahan dan lama-lama lemas dan tidak sadar,” ungkapnya pada Rabu (2/9/2020).
