Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Gelombang Pasang Terjang 10 Warung Seafood di Pantai Depok, 1 Ambrol

Gelombang Pasang Terjang 10 Warung Seafood di Pantai Depok, 1 Ambrol
Warung seafood di Pantai Depok rusak parah akibat diterjang gelombang pasang. (IDN Times/Daruwaskita)
Intinya Sih
  • Gelombang pasang menerjang Pantai Depok pada Jumat pagi, menyebabkan sekitar 10 warung semi permanen rusak dan satu warung seafood mengalami kerusakan parah.
  • Para pemilik warung segera mengevakuasi barang dagangan serta perabot ke tempat aman karena gelombang pasang diprediksi masih berlangsung hingga akhir pekan.
  • Ketua Koperasi Mina Bahari 45 menyebut para pemilik warung sudah memahami risiko abrasi dan tidak meminta bantuan meski bangunan mereka rusak akibat gelombang pasang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bantul, IDN Times - Gelombang pasang menerjang Pantai Depok pada Jumat (17/4/2026) pagi sekitar pukul 08.00-10.00 WIB. Sejumlah warung semi permanen di pinggir pantai mengalami kerusakan, bahkan terdapat satu pondasi dan atap warung ambrol.

‎Salah satu nelayan Pantai Depok sekaligus pemilik warung semi permanen di Pantai Depok, Mulyadi mengatakan gelombang pasang di Pantai Depok sudah berlangsung sejak awal pekan ini, tapi kerusakan baru terjadi hari ini. ‎

"Kalau warung semi permanen yang diterjang gelombang pasang sekitar 10 bangunan. Sedangkan untuk bangunan rumah makan seafood yang cukup parah menimpa rumah makan seafood 'Mbak Nia'," katanya.

‎1. Pemilik warung pindahkan kursi dan meja

IMG-20260417-WA0015.jpg
Pemilik warung semi permanen di bibir Pantai Depok evakuasi meja dan kursi ke tempat yang lebih aman dari terjangan gelombang pasang. (IDN Times/Daruwaskita)

Saat ini pemilik warung makan di bibir pantai telah mengevakuasi barang dagangan, kursi dan meja ke tempat yang aman. ‎" Gelombang pasang ini diprediksi akan berlangsung pada akhir pekan ini sehingga potensi warung semi permanen dan warung seafood yang rusak akan bertambah," tuturnya.

2. ‎Pemilik warung makan sudah paham risiko kerusakan

IMG-20260417-WA0013.jpg
Warung semi permanen di bibir Pantai Depok diterjang gelombang pasang. (IDN Times/Daruwaskita)

Ketua Koperasi Mina Bahari 45, Pantai Depok, Sutarlan mengaku gelombang pasang merupakan hal biasa. Selain itu pemilik warung makan sudah mengantisipasi jika terjadi gelombang pasang yang dapat mengakibatkan abrasi dan merusak bangunan.

‎"Ya risiko berjualan di bibir pantai gelombang pasang. Ketika bangunan rusak tidak akan mengeluh apalagi minta bantuan untuk membangun kembali warung seafood yang ambrol," tandasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febriana Sintasari
EditorFebriana Sintasari
Follow Us

Latest News Jogja

See More