Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Forum Cik Di Tiro Tetapkan Jokowi Jadi Bapak Politik Dinasti
Forum Cik Di Tiro Tetapkan Jokowi Jadi Bapak Politik Dinasti (IDNTimes/Herlambang Jati)

Yogyakarta, IDN Times - Forum Cik Di Tiro menetapkan Presiden Joko 'Jokowi' Widodo Sebagai Bapak Politik Dinasti Indonesia. Dalam seremonial penetapan Jokowi Sebagai Bapak Politik Dinasti Indonesia di Kampus Universitas Islam Indonesia (UII) Cik Di Tiro, Senin (5/2/2024), diserahkan oleh inisiator Forum Cik Di Tiro, salah satunya yaitu Prof. Masduki. Prof. Masduki dengan memasangkan topeng Jokowi kepada salah satu peserta diskusi.

 

1. Jokowi sebagai bapak politik dinasti

Forum Cik Di Tiro Tetapkan Jokowi Jadi Bapak Politik Dinasti (IDNTimes/Herlambang Jati)

Prof. Masduki mengatakan yang dirasakan masyarakat hari ini dampak mundurnya akal sehat. Terjadi pelanggaran etik dan berbagai persoalan di Indonesia.

"Penetapan Jokowi sebagai Bapak Politik Dinasti Indonesia, terinspirasi dari Gielbran (Mantan Ketua BEM KM UGM, Gielbran Muhammad Noor," ujar Prof. Masduki.

Diketahui BEM KM UGM pernah menobatkan Jokowi sebagai Alumnus Paling Memalukan.

 

2. Perlawanan terhadap akal sehat yang dikebiri

Forum Cik Di Tiro Tetapkan Jokowi Jadi Bapak Politik Dinasti (IDNTimes/Herlambang Jati)

Prof. Masduki mengatakan gerakan ini tidak selesai hari ini, dan kemungkinan akan berlanjut. Menurut Prof. Masduki, bangsa ini miliki bersama yang harus dijaga bersama-sama.

"Bangsa ini miliki kita, dan kita harus bertanggung jawab. Bukan hanya mengingatkan tapi melakukan perlawanan kepada akal sehat yang dikebiri oleh terutama dinasti politik," ujar Prof. Masduki.

3. Upaya merawat moralitas pemimpin negara

Forum Cik Di Tiro Tetapkan Jokowi Jadi Bapak Politik Dinasti (IDNTimes/Herlambang Jati)

Prof. Masduki menyebut Forum Cik Di Tiro merupakan gerakan moral, nonpartisan. Tidak tertuju pada elektoral, tapi memiliki tujuan merawat moralitas pemimpin negara. "Kita merawat moralitas pimpinan negara, agar on the track," ucap Prof. Masduki.

Editorial Team

Related Article