Yogyakarta, IDN Times - Ekonom Universitas Gadjah Mada, Eddy Junarsin, merekomendasikan perbaikan sistem jaminan hari tua di Indonesia. Ia menyampaikan kurangnya besarnya potongan gaji untuk pensiun menjadi salah satu penyebab kurangnya dana pensiun bagi pekerja.
Saat ini, kata Eddy Junarsin, potongan gaji untuk jaminan hari tua hanya 1 persen, ditambah kontribusi dari perusahaan sebanyak 2 persen dari gaji kotor.
Sebaiknya potongan dari gaji pekerja untuk jaminan hari tua sebanyak 5-6 persen dengan tambahan kontribusi perusahaan sebanyak 8-9 persen dari gaji kotor. “Angka yang memadai sekitar 14-15 persen dari gaji kotor walau itupun kemungkinan masih pas-pasan di kemudian hari, tetapi tetap lebih baik daripada sistem sekarang,” kata Eddy, Kamis (11/6/2026).
