Aturan Ganjil Genap Obwis Pantai di Bantul Dilonggarkan

Wisatawan cukup menunjukkan kartu vaksin

Bantul, IDN Times - ‎Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bantul menyatakan tetap memberlakukan aturan ganjil genap terhadap kendaraan bermotor yang digunakan wisatawan. Aturan ini berlaku setiap libur akhir pekan maupun libur nasional pada objek wisata pantai sesuai aturan yang ada.

Namun, penyekatan yang dilakukan Dishub akan lebih longgar dibandingkan sebelumnya.

Baca Juga: Kesabaran Buahkan Hasil, Wisata Bantul Mulai Bergeliat saat Pandemik  

1. Wisatawan cukup menunjukkan bukti vaksinasi untuk masuk objek wisata‎

Aturan Ganjil Genap Obwis Pantai di Bantul DilonggarkanKepala Dinas Perhubungan Bantul, Aris Suharyanta. (IDN Times/Daruwaskita)

Sebelumnya, pemberlakuan aturan ganjil genap kendaraan bermotor disesuaikan dengan tanggal pada akhir pekan atau libur nasional. Jika tanggal genap, maka hanya kendaraan bermotor wisatawan dengan pelat nomor genap yang diperbolehkan masuk ke objek wisata. Begitu juga sebaliknya.

"Kali ini kebijakan ganjil genap kendaraan bermotor wisatawan yang akan masuk objek wisata lebih diperlonggar. Selama bisa menunjukkan kartu vaksin kendaraan bermotor wisatawan masih diberbolehkan masuk objek wisata," kata Kepala Dishub Bantul, Aris Suharyanta, Minggu (20/3/2022).

2. Banyak wisatawan yang jauh-jauh datang dari luar kota

Aturan Ganjil Genap Obwis Pantai di Bantul DilonggarkanIlustrasi petugas memutarbalikkan kendaraan bermotor wisatawan yang akan berkunjung ke Pantai Samas dan sekitarnya.(IDN Times/Istimewa)

Menurut Aris, pelaksanaan penyekatan di objek wisata sesuai dengan Instruksi Bupati Bantul dalam rangka pencegahan penularan COVID-19. Namun, pihaknya tidak serta merta memutar balik kendaraan bermotor wisatawan selama bisa menunjukkan bukti vaksinasi dengan kartu vaksin atau aplikasi PeduliLindungi.

"Ya sekalipun melanggar ganjil atau genap tetap saja kendaraan bermotor wisatawan bisa masuk objek wisata selama bisa menunjukkan keterangan telah divaksin," tegasnya.

Pelonggaran kebijakan ganjil genap ini dilakukan mengingat banyak wisatawan yang datang ke objek wisata dari luar kota seperti Semarang, Pati, Surakarta, bahkan dari Jawa Timur. Ia menyayangkan jika kendaraan mereka harus diputar balik akibat aturan ganjil genap.

"Ya selama sudah divaksin dan bisa menunjukkan buktinya, silakan masuk objek wisata. Namun kami berpesan agar tidak lengah terhadap protokol kesehatan. Minimal menggunakan masker di objek wisata," tuturnya.

3. Masih banyak wisatawan di Pantai Parangtritis yang abai gunakan masker

Aturan Ganjil Genap Obwis Pantai di Bantul DilonggarkanPetugas PAM Terpadu Pantai Parangtritis ingatkan wisatawan agar menggunakan masker.(IDN Times/Daruwaskita)

Sementara Bintara Pembina Potensi Maritim (Babinpotmar) TNI AL, Serda TTG. Hariyono yang juga anggota PAM Terpadu Pantai Parangtritis, mengatakan pada hari ini tim gabungan PAM Terpadu Pantai Parangtritis kembali melaksanakan sosialisasi terkait penerapan protokol kesehatan di objek wisata dan hasilnya masih banyak ditemui wisatawan yang abai menggunakan masker.

"Kalau sudah sampai di objek wisata pantai apalagi dekat dengan air laut pasti masker dilepas apalagi yang bermain bahkan mandi di luat pasti tidak menggunakan masker," ucapnya.

Kendati demikian, belum ada tindakan yustisi kepada wisatawan yang abai menggunakan masker di objek wisata. Pengunjung hanya sebatas diingatkan. Selain diingatkan untuk mengenakan masker, pengunjung juga diminta tidak mandi di laut.

"Kami ingin wisatawan tetap aman dari paparan COVID-19 namun juga wisatawan selamat saat berkunjung ke Pantai Parangtritis," ujarnya.‎

Baca Juga: Syarat Antigen Dihapus, Penumpang Bus AKAP di Bantul Tetap Sepi

Topik:

  • Paulus Risang

Berita Terkini Lainnya