Daftar Pilkada 2024 Heroe Purwadi- Supena Optimis Menang

- Bakal Calon Kepala Wali Kota dan Wakil Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi - Sri Widya Supena mendaftar untuk Pilkada 2024.
- Pasangan ini optimis menang berdasarkan hasil survei yang menempatkan mereka di rangking tinggi.
- Heroe menjelaskan perbedaan pendukung dalam Pileg dan Pilkada, serta contoh kinerja mereka selama pandemi Covid-19.
Yogyakarta, IDN Times - Bakal Calon Kepala Wali Kota Kota Yogyakarta, dan Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi - Sri Widya Supena mendaftar untuk berkontestasi dalam Pilkada Kota Yogyakarta 2024.
Keduanya mengaku optimis bakal memenangkan pesta demokrasi di Kota Yogyakarta tahun 2024 ini. “Kami yakin optimis, masih bisa memenangkan kontestasi Pilkada Yogyakarta 2024,” ujar Heroe, di Kantor KPU Kota Yogyakarta, Kamis (29/8/2024).
1. Optimis bisa memenangkan kontestasi
Heroe menyatakan keyakinannya berdasarkan sejumlah hasil survei yang dilakukan. Pihaknya mengklaim menempati rangking tinggi dalam simulasi maupun survei.
“Partai-partai kita siap menggerakkan mesinnya. Relawan-relawan kita juga siap menggerakkan mesinnya, sehingga nanti partai, relawan bekerja maksimal. InsyaAllah masih bisa optimis,” ungkap Heroe.
Diketahui pasangan Heroe - Pena diusung sembilan partai, di antaranya PAN, NasDem, Demokrat, Partai Gelora, Hanura, PKN, Perindo, Garuda, dan Prima.
2. Figur calon paslon akan lebih dilihat

Saat disinggung pendukungnya akan beririsan dengan pendukung calon lainnya, Heroe menjelaskan ada perbedaan dalam kontestasi Pileg dan Pilkada. Jika Pileg lebih banyak dipengaruhi kinerja partai, namun Pilkada pada figur calon.
“Jadi meski dalam wilayah sama, dalam kelompok masyarakat, pasti setiap masyarakat punya preferensi untuk memilih. Kita yakin masyarakat Jogja cerdas, mereka memilih yang sudah bisa memberi bukti bekerja,” ujar Heroe.
Mantan Wakil Wali Kota Yogyakarta itu mencontohkan kinerjanya saat masa pandemik Covid-19, hingga recovery. “Semua bisa melihat dan merasakan yang telah kita lakukan semua, dan ini jadi bagian yang diingat masyarakat, memorinya masih kuat,” ungkapnya.
3. Lepaskan burung merpati

Diketahui, pasangan Heroe - Pena sebelum pendaftaran telah melakukan deklarasi di Ndalem Poenakawan. Secara simbolis mereka melepaskan burung merpati, sebagai simbol hewan yang tak pernah ingkar janji.
Setelah melepas burung merpati, pasangan ini naik becak listrik menuju masjid yang letaknya tidak jauh dari Kantor KPU Kota Yogyakarta, dilanjutkan salat berjamaah, dilanjutkan pendaftaran ke KPU Kota Yogyakarta.
















