Yogyakarta, IDN Times -- Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Yogyakarta meminta proses seleksi penerimaan tenaga bantu atau honorer guru perlu diperketat untuk mencegah kasus kekerasan seksual di sekolah terulang.
Anggota Forpi Kota Yogayakarta Baharuddin Kamba mengatakan, diperlukan asesmen awal penerimaan guru dengan melibatkan kalangan akademisi yang ahli di bidang ilmu psikologi.
