Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

BMKG Perkirakan Cuaca Esktrem di Bantul hingga Februari 2023 

BMKG Perkirakan Cuaca Esktrem di Bantul hingga Februari 2023
Ilustrasi hujan (IDN Times/Sukma Shakti)
Share Article

Bantul, IDN Times - ‎Stasiun Klimatologi, Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta memprediksi cuaca ekstrem di wilayah Kabupaten Bantul masih terjadi hingga bulan Januari dan Februari 2022 mendatang. 

"Kami memprediksi cuaca ekstrem untuk beberapa hari ke depan atau beberapa bulan justru akan semakin intensif di Kabupaten Bantul,"‎ kata Kepala Stasiun Klimatologi, BMKG Yogyakarta, Reni Kraningtyas, Kamis (29/12/2022).

1. BMKG perkirakan di bulan Januari dan Februari hujan makin lebat

Ilustrasi Banjir (IDN Times/Mardya Shakti)
Ilustrasi Banjir (IDN Times/Mardya Shakti)

Menurutnya, hujan yang terjadi pada Desember hanya pemicu hujan yang diprediksi semakin lebat di bulan Januari dan Februari 2023.‎
"Tidak hanya hujan deras namun juga disertai dengan angin kencang dan petir," ujarnya.

2. BMKG minta warga waspadai kemungkinan angin puting beliung

Ilustarsi Puting Beliung (IDN Times/Mardya Shakti)
Ilustarsi Puting Beliung (IDN Times/Mardya Shakti)

Reni juga meminta masyarakat untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya angin kencang atau puting beliung saat memasuki puncak musim penghujan. Masyarakat harus memangkas pohon yang tinggi, menguatkan baliho di pinggir jalan yang rawan roboh.

"Pohon yang tinggi dan rimbun lebih baik di pangkas agar ketika hujan lebat disertai tidak roboh dan menimbulkan korban," tandasnya.

Cuaca ekstrem akan melandai saat memasuki April dan kemungkinan bulan Mei saat memasuki musim kemarau. 

3. Warga di bantaran sungai waspadai luapan air

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih.(IDN Times/Daruwaskita)
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih.(IDN Times/Daruwaskita)

Sementara itu Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mengatakan terkait bencana hidrometereologi yang potensinya meningkat di Bantul, ia meminta warga yang tinggal di bantaran sungai untuk lebih mewaspadai potensi terjadinya banjir.

"Bagi masyarakat yang tinggal di bantaran sungai tetap mewaspadai potensi terjadinya banjir saat puncak musim penghujan mendatang," katanya.‎

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Febriana Sintasari
EditorFebriana Sintasari

Latest News Jogja

See More

Aksi Budaya di Bundaran UGM, Massa Ajak Jaga Persatuan

30 Mei 2026, 18:33 WIBNews