Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
BEM Ungkap Dugaan Pelecehan Seksual di Kampus STMM
ilustrasi korban pelecehan seksual (pexels.com/Juan Pablo Serrano Arenas)

Sleman, IDN Times - Peristiwa dugaan pelecehan seksual terjadi di salah satu kampus di Kabupaten Sleman. Sejumlah perempuan menjadi korbannya. Dugaan kasus ini dikuak oleh BEM Sekolah Tinggi Multi Media (STMM) Yogyakarta melalui unggahan akun instagram @bemstmmyk, Kamis (31/8/2023) kemarin.

1. Modus rekam di toilet, terdapat 4 korban

ilustrasi toilet umum (pexels.com/Hafidz Alifuddin)

Akun tersebut mengunggah peristiwa terjadi pada Rabu (28/8/2023) di toilet Gedung Sociocultural Kampus STMM Yogyakarta.

"Ada beberapa oknum yang merekam secara tidak bertanggungjawab di dalam toilet perempuan Gedung Sociocultural," tulis akun itu pada unggahannya.

Aksi oknum itu, dikatakan telah memakan korban sebanyak empat orang. Tidak dijelaskan secara rinci siapa mereka. "Aksi tersebut sudah memakan korban sebanyak 4 orang," lanjut unggahan tersebut.

2. Kasus ditangani kampus

Ilustrasi kampus (IDN Times/Mardya Shakti)

Salah seorang perwakilan BEM menyebut kasus ini telah ditangani oleh pihak kampus. BEM belum bisa memberikan informasi lanjutan dan akan menyampaikannya lewat sebuah press release.

"Kami mohon maaf belum bisa menyampaikan statement apa-apa untuk saat ini karena kasus ini sekarang sedang ditangani dan diproses oleh lembaga (kampus)," kata dia melalui WhatsApp.

3. Dugaan kasus sedang diproses bidang kemahasiswaan

Ilustrasi pelecehan seksual (ANTARAnews)

Terpisah, Staf Humas dan Kerja Sama STMM Lila Agandini mengatakan penanganan peristiwa ini sedang diproses oleh bidang kemahasiswaan. Pihaknya belum bersedia memberikan informasi menyangkut proses yang dimaksud, termasuk kronologi dugaan peristiwa ini.

"Kami mengecam semua tindakan kekerasan seksual yang terjadi di STMM. Kami sedang menindaklanjuti dan tetap berupaya untuk menyelesaikan sesuai prosedur yang berlaku," kata Lila saat dihubungi, Jumat (1/9/2023).

Editorial Team

Related Article