Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir (kiri) dan Muhadjir Effendy (kanan) dalam rapat konsolidasi nasional di Sleman. (IDN Times/Tunggul Damarjati)
Muhammadiyah, klaim Haedar, mempunyai sumber daya yang bisa berkontribusi untuk membuat model pengembangan reklamasi untuk lahan bekas tambang.
Menurut dia, Muhammadiyah melalui produk berbagai perguruan tingginya memiliki potensi untuk ikut terjun ke sektor ini.
"Dimungkinkan nanti ke depan baik karena kami punya berbagai prodi, baik tambang maupun juga kehutahan, pertanian, teknik lingkungan, geologi, itu suatu saat kami bisa membikin model pengembangan reklamasi, deforestasi," kata Haedar di Convention Hall Masjid Walidah Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (Unisa), Gamping, Sleman, Minggu (28/7).
Haedar menyebut, sampai saat ini soal lahan bekas tambang masih jadi masalah yang belum tuntas. Bagaimana agar lahan tersebut kembali berkualitas untuk lingkungan serta ekosistem setelah aktivitas penambangan selesai.