TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Kasus Turun, Selter COVID-19 di Kota Yogyakarta Mulai Kosong 

BOR untuk pasien kritikal 37,33 persen

Ilustrasi ruang Isolasi COVID-19. (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)

Yogyakarta, IDN Times - Jumlah penghuni selter penanganan COVID-19 di Kota Yogyakarta turun drastis. Bahkan selter Gemawang saat ini kondisinya kosong selama sepekan terakhir.

“Kondisi shelter COVID-19 sudah tidak lagi dipenuhi pasien yang membutuhkan isolasi. Keterisiannya sudah sangat rendah,” kata Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Yogyakarta Heroe Poerwadi, Selasa (7/9/2021). 



Baca Juga: Yogyakarta Mulai Siapkan Sistem Pembelajaran Tatap Muka  

Baca Juga: Pasar COD di Gunungkidul, Pedagang Tak Boleh Gelar Dagangan   

1. Selter Gemawang sudah kosong selama sepekan

Shelter Kalurahan Sumbermulyo yang disiapkan untuk pasien COVID-19 tak bergejala dan bergejala ringan. (IDN Times/Daruwaskita)

Salah satu selter yang dimiliki Kota Yogyakarta, yaitu Selter Tegalrejo, hanya merawat pasien yang menempati dua kamar. 

“Selter Tegalrejo memiliki kapasitas 42 kamar dengan 84 tempat tidur tersebut hanya merawat pasien yang ditempatkan di dua kamar. Sedangkan Selter Gemawang sudah kosong selama sepekan terakhir,” tambah Heroe. 

Turunnya jumlah penghuni selter, menurut Heroe merupakan hal positif ditambah sebanyak 93 rukun tetangga (RT) yang masuk dalam kategori zona hijau. 

 

2. Kasus terkonfirmasi positif DIY naik 252 kasus

Data kasus COVID-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) per Selasa (7/9/2021). Instagram.com/humasjogja

Sementara itu, penambahan kasus terkonfirmasi COVID-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) per hari ini, Selasa (7/9/2021) bertambah sebanyak 252 kasus, sehingga total kasus terkonfirmasi menjadi 152.114. 

Melalui keterangan tertulis, juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Pemda DIY, Berty Murtiningsih menyatakan tambahan kasus terbanyak dari Kabupaten Sleman yaitu 109 kasus. 

“Kasus positif di Kota Yogyakarta tambah 37 kasus,Bantul 77, Kulon Progo bertambah 23, dan Gunungkidul sebanyak 6 kasus,” ujar Berty. 

Tambahan kasus hari ini berdasarkan hasil pemeriksaan mandiri sebanyak 34, skrining karyawan kesehatan tambah 2 kasus, tracing kontak kasus positif bertambah  203 kasus serta 13 kasus belum terdapat informasi. 

 

Berita Terkini Lainnya