Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

‎4 Kalurahan di Bantul Kesulitan Lahan Bangun Koperasi Merah Putih

KDMP Bangunharjo Kapanewon Sewon Kabupaten Bantul
KDMP Bangunharjo Kapanewon Sewon Kabupaten Bantul.(IDN Times/Daruwaskita)
Intinya sih...
  • Akses permodalan dan kesulitan akses ke perbankan menjadi kendala bagi KDMP
  • Keanggotaan dari ASN masih minim, hanya 1.600 orang dari belasan ribu ASN di Bantul yang menjadi anggota KDMP
  • Pemkab Bantul meluncurkan aplikasi Satriya untuk pengelolaan KDMP yang akuntabel dan transparan
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bantul, IDN Times - Satgas Percepatan Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (DKMP) Kabupaten Bantul menyebut sejumlah kendala masih dihadapi dalam pembentukan DKDMP di Kabupaten Bantul.

Sebanyak empat KDMP belum memiliki lahan yang memenuhi syarat untuk pembangunan gerai. Yaitu Kalurahan Sumberagung, Sabdodadi, Argosari, dan Jagalan. ‎"Khusus pembangunan gerai KDMP di Kalurahan Jagalan, Kapanewon Banguntapan terkendala tidak ada lahan," kata Ketua ‎Satgas Percepatan Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (DKMP) Kabupaten Bantul, Fenty Yusdawati, saat launching aplikasi Satriya, Kamis (19/2/202).

1. ‎ Akses permodalan jadi kendala

IMG-20260219-WA0021.jpg
Ketua ‎Satgas Percepatan Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (DKMP) Kabupaten Bantul, Fenty Yusdawati . (IDN Times/Daruwaskita)

Menurutnya, selain lahan, masalah permodalan hingga kesulitan akses ke perbankan menjadi kendala bagi KDMP untuk menjalankan usahanya.

"Sarana prasarana untuk menunjang seperti komputer, printer masih milik pengurus koperasi," terang Fenty.

2. ‎Keanggotaan dari ASN masih minim

Ilustrasi ASN di Indonesia. (IDN Times/Aditya Pratama)
Ilustrasi ASN di Indonesia. (IDN Times/Aditya Pratama)

Fenty menambahkan Surat Edaran (SE) Bupati Bantul tentang ASN wajib menjadi anggota KDMP masih minim. Dari belasan ribu ASN di Bantul, baru 1.600 orang yang menjadi anggota KDMP di kalurahannya masing-masing.‎

‎"Jadi memang untuk ASN Bantul tinggal di Sleman ingin mendaftar menjadi KDMP terkendala karena di wilayahnya belum ada pendaftaran sebagai anggota KDMP setempat," tandasnya.

3. ‎Aplikasi Satriya membantu pengelolaan KDMP

Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih.(IDN Times/Daruwaskita)

Sementara Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mengatakan, agar pengelolaan KDMP akuntabel, Pemkab Bantul meluncurkan aplikasi Satriya.

‎"Dengan aplikasi Satriya ini bisa memastikan mulai dari pendaftaran anggota KDMP hingga pembagian sisa hasil usaha (SHU), sehingga akan terhitung secara transparan. Pemberian SHU diberikan secara transparan kepada anggota sesuai jasanya," tandasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febriana Sintasari
EditorFebriana Sintasari
Follow Us

Latest News Jogja

See More

‎4 Kalurahan di Bantul Kesulitan Lahan Bangun Koperasi Merah Putih

19 Feb 2026, 21:59 WIBNews