Cuaca Ekstrem di DIY, Rabu: Puluhan Pohon Tumbang, Rumah Rusak hingga Longsor

Yogyakarta, IDN Times - Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Rabu (18/2/2026) sejak pukul 12.50 WIB. Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan puluhan kejadian di sejumlah kabupaten/kota, mulai dari pohon tumbang, rumah rusak, hingga akses jalan terganggu.
Berdasarkan laporan Pusdalops BPBD DIY per Rabu (18/2/2026) pukul 17.30 WIB, dampak cuaca ekstrem tersebar di Kota Yogyakarta, Kabupaten Gunungkidul, Bantul dan Sleman. Hingga laporan ini disampaikan, tidak terdapat korban jiwa dan proses penanganan serta pendataan masih terus dilakukan.
1. Tujuh titik terdampak di Kota Yogyakarta
Di Kota Yogyakarta, kejadian tercatat di 7 titik yang tersebar di Kemantren (Kecamatan) Ngampilan, Wirobrajan, Umbulharjo, Mantrijeron, dan Danurejan. Dampak yang ditimbulkan meliputi 6 pohon tumbang, 1 dahan patah, 2 akses jalan kampung terganggu, 1 rumah rusak, serta gangguan pada 1 jaringan telepon, 1 jaringan penerangan jalan umum (PJU), dan 1 jaringan wifi.
"Nihil korban jiwa," demikian laporan Pusdalops BPBD DIY, Rabu (18/2/2026).
2. Sembilan pohon tumbang dan dua rumah rusak di Gunungkidul
Sementara itu, di Kabupaten Gunungkidul terdapat 14 titik terdampak yang berada di 6 kapanewon (kecamatan), yakni Wonosari, Semanu, Patuk, Nglipar, Karangmojo, dan Panggang.
Cuaca ekstrem menyebabkan 12 pohon tumbang, 6 rumah mengalami kerusakan, 2 akses jalan terganggu, 1 jaringan listrik terdampak, 2 jaringan internet terdampak, serta 1 kendaraan mengalami kerusakan.
Petugas bersama unsur terkait melakukan penanganan di lokasi kejadian untuk memastikan kondisi kembali aman. Hingga saat ini dilaporkan nihil korban jiwa.
3. Puluhan titik kejadian di Bantul, 14 rumah rusak

Di Kabupaten Bantul, dampak cuaca ekstrem tercatat paling banyak dengan 25 titik kejadian di tujuh kapanewon, yaitu Kasihan, Sewon, Bantul, Sanden, Pleret, Jetis, dan Sedayu.
Kerusakan yang dilaporkan meliputi 12 akses jalan terganggu dan 14 rumah warga mengalami kerusakan, serta beberapa dampak lain yang masih dalam proses pendataan. Hingga kini tidak terdapat laporan korban jiwa.
4. Belasan rumah rusak dan longsor di Sleman
Di Kabupaten Sleman, terdapat 19 titik kejadian di delapan kapanewon, yakni Berbah, Gamping, Kalasan, Minggir, Moyudan, Pakem, Prambanan, dan Sleman.
Dampak yang ditimbulkan meliputi 11 pohon tumbang, 3 akses jalan terganggu, 2 titik talud longsor, 2 titik tebing longsor, 1 jaringan listrik terdampak, 1 tempat usaha rusak, serta 13 rumah mengalami kerusakan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
BPBD DIY menyebutkan upaya yang dilakukan meliputi asesmen, penanganan di lapangan, serta koordinasi dengan pihak terkait. Unsur yang terlibat dalam penanganan antara lain TRC BPBD, BPBD kabupaten/kota se-DIY, KTB, TNI, Polri, TAGANA, pemerintah kalurahan dan kabupaten, PLN, komunitas relawan penanggulangan bencana, serta masyarakat setempat.
BPBD menegaskan data yang disampaikan masih bersifat sementara dan dapat berubah sesuai pembaruan laporan terbaru.

















