Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Ibunda Ketua BEM UGM Ikut Jadi Sasaran Teror Orang Tak Dikenal

WhatsApp Image 2026-02-13 at 18.21.35.jpeg
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM), Tiyo Ardianto. (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)

Yogyakarta, IDN Times - Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM), Tiyo Ardianto, menyebut ibunya menjadi sasaran teror dari orang tak dikenal selama beberapa waktu terakhir.

Tiyo sendiri sebelumnya juga telah menjadi sasaran rangkaian teror usai mengirimkan surat ke UNICEF, berisi kritik terhadap Presiden Prabowo Subianto atas tragedi meninggalnya YBS, seorang anak di NTT.

1. Manfaatkan kelengahan sang ibu

Ilustrasi meletakkan ponsel di meja
Ilustrasi meletakkan ponsel di meja (pexels.com/John Tekeridis)

Tiyo mengungkapkan, ibunya mendapatkan beberapa pesan misterius yang memojokkan dirinya dengan memanfaatkan sejumlah kerentanan, salah satunya pengiriman pesan di waktu tengah malam.

Si peneror, kata Tiyo, setidaknya sudah mengirimkan dua kali pesan ke sang ibu per Selasa (17/2/2026) kemarin.

"Terorisnya ini tahu waktu yang paling rentan bagi ibu saya untuk cukup punya rasa takut yaitu tengah malam, ketika ibu pasti dalam suasana batin yang tidak stabil," kata Tiyo dalam acara Diskusi Media Kaukus Indonesia untuk Kebebasan Akademik (KIKA) yang dilaksanakan secara daring, Selasa.

2. Disebut difitnah macam-macam

Ponsel
ilustrasi ponsel (unsplash.com/Jonas Leupe)

Tiyo menyebut pesan yang dikirimkan kepada ibunya adalah fitnah tak berdasar. Isinya, dia dituding telah menerima duit melalui rekomendasi Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

Padahal, kata Tiyo, BEM UGM tak ada sangkut pautnya dalam pengurusan KIP ini. Lagipula, jika ia memang melakukan pelanggaran fatal semestinya sudah diberhentikan dari jabatannya selaku ketua BEM.

"Pesannya yang pertama adalah bahwa anakmu Tiyo Ardianto sebagai ketua BEM, dia nilep uang. Kedua, adalah ada berita orangtua ketua BEM UGM kecewa karena anaknya nilep uang," beber Tiyo.

Dia bilang, sang ibu mengalami ketakutan karena adanya teror dari sosok misterius ini.

3. Anggota BEM tak luput dari sasaran

Universitas Gadjah Mad
Universitas Gadjah Mada (ugm.ac.id)

Sehari setelah itu atau tepatnya pada Minggu (15/2/2026) kemarin, sekitar 20-30 anggota BEM UGM menerima teror serupa dari nomor tak dikenal.

"Kami masih lakukan pendataan tentang berapa banyak yang jadi korban ini," katanya.

Hanya saja, ketika pihaknya mulai 'speak up' tentang teror ini, nomor-nomor yang sempat meneror atau menebar ancaman kepadanya kemudian bereaksi.

Tiyo selain itu juga membeberkan bentuk teror lainnya. Intinya, ada sosok mengaku sebagai dosen sebuah universitas ternama yang menyampaikan pesan ke suatu platform pergerakan. Dia bilang dirinya mendapat bocoran dari suatu lembaga negara bahwa Tiyo sudah ditarget.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang
Follow Us

Latest News Jogja

See More

Warga Bantul Sambut Antusias Program ODS dari BPKPAD Bantul

18 Feb 2026, 15:39 WIBNews